Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Terungkap! Samudra Selatan yang Hilang Akhirnya Diakui Dunia, Lautan Keempat Terbesar yang Bisa Ubah Peta Bumi

📅 Selasa, 09 Sep 2025, 10:05 WIB | Oleh:
Terungkap! Samudra Selatan yang Hilang Akhirnya Diakui Dunia, Lautan Keempat Terbesar yang Bisa Ubah Peta Bumi Doc: Istimewa
Ket. Ilustrasi Samudra Selatan

JAKARTA - Selama ini kita terbiasa mengenal empat samudra besar di dunia, Pasifik, Atlantik, Hindia, dan Arktik. Namun, siapa sangka, ada satu lautan luas yang hilang dari peta resmi selama berabad-abad. Kini, misteri itu terkuak, Samudra Selatan atau Southern Ocean akhirnya mendapat pengakuan resmi dari National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA) sejak Februari 2021.Samudra Selatan mengelilingi Kutub Selatan, tepatnya di wilayah Antartika, dan selama ini hanya disebut-sebut oleh kalangan ilmuwan. Meski nama Samudra Selatan  sudah lama dipakai dalam lingkup akademis, status resminya sempat kabur karena tidak ada persetujuan internasional. Baru setelah NOAA mengambil sikap, dunia sepakat mengakui kehadiran samudra kelima ini.“Nama Samudra Selatan sudah lama digunakan para ilmuwan, tetapi karena belum ada konsensus global, istilah itu jarang muncul di peta atau buku pelajaran. Kini, pengakuan ini memastikan dunia benar-benar memiliki lima samudra,” jelas Alex Tait, Geographer dari National Geographic Society, dikutip dari NBC News.Keputusan ini bukan sekadar soal nama. Alex Tait menegaskan bahwa pengakuan Samudra Selatan akan berdampak besar pada pendidikan. Kini siswa di sekolah dasar hingga menengah akan diajarkan bahwa bumi memiliki lima samudra, bukan empat. Dengan begitu, generasi baru akan tumbuh memahami betapa vitalnya ekosistem Samudra Selatan.Lantas, apa yang membuat Samudra Selatan berbeda? Tidak seperti samudra lain yang dinamai berdasarkan wilayah benua di sekitarnya, Samudra Selatan ditentukan oleh fenomena unik bernama Antarctic Circumpolar Current (ACC), arus laut raksasa yang mengelilingi Kutub Selatan. ACC ini membuat wilayah Antartika jauh lebih dingin dan airnya tidak terlalu asin dibandingkan Kutub Utara.Lebih dari itu, ACC berperan penting dalam menjaga keseimbangan iklim global. Ia menyebarkan panas ke seluruh dunia sekaligus menyimpan karbon di kedalaman laut, menjadikannya “paru-paru biru” bumi yang sering terabaikan. Tanpa keberadaan Samudra Selatan, stabilitas iklim dan kehidupan laut bisa terguncang hebat.Kini, daftar resmi samudra dunia adalah:Samudra Pasifik: 165,2 juta km²Samudra Atlantik: 106,5 juta km²Samudra Hindia: 70,6 juta km²Samudra Selatan (Antartika): 20,3 juta km²Samudra Arktik: 15,5 juta km²Samudra Selatan menempati posisi keempat terbesar, melampaui Samudra Arktik. Meski lebih kecil, perannya tidak bisa diremehkan. Dengan resmi tercatat di peta, diharapkan kepedulian global terhadap lingkungan Antartika akan semakin kuat karena samudra baru ini bisa jadi kunci kelangsungan hidup seluruh makhluk di bumi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Tangerang Bergetar Dengar K...
Nasional
Kemenperin Dorong Gen Z Kem...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.