Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Lomba Redkar Challenge Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu Diikuti 80 Peserta

📅 Selasa, 09 Sep 2025, 16:15 WIB | Oleh:
Lomba Redkar Challenge Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu Diikuti 80 Peserta Doc: Anita Karyati

JAKARTA - Sebanyak 80 Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar) dari delapan kecamatan se-Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu mengikuti lomba Redkar Challenge 2025.

Wali Kota Jakarta Utara, Hendra Hidayat menyampaikan apresiasi diadakannya kompetisi yang diselenggarakan Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) setempat.

Menurut dia, Redkar adalah ujung tombak yang berada langsung di lingkungan warga. Sehingga, mereka memiliki peran penting dalam mencegah dan menanggulangi kebakaran di tengah masyarakat.

"Selain ajang perlombaan, kegiatan ini juga sebagai ajang silaturahmi antara Redkar di tiap wilayah, sekaligus mengasah dan meningkatkan ketrampilan para relawan," ujar dia, Selasa (9/9).

Hendra menilai, para relawan ini tidak hanya bertugas saat kebakaran terjadi, tetapi juga sebelum dan sesudahnya, mulai dari edukasi pencegahan, penanggulangan awal, hingga membantu pemulihan pascakebakaran.

Ia berharap, melalui kegiatan para relawan dapat meningkatkan kekuatan fisik, mental, intelektual, dan menumbuhkan rasa persaudaraan sesama Redkar.

"Melalui bekal pengetahuan dan keterampilan yang baik, mereka akan semakin siap menghadapi situasi darurat. Mari kita menjaga wilayah Jakarta Utara dari bahaya kebakaran," ucap dia.

Pelaksana Tugas Kepala Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu, Muchtar menjelaskan, lomba ini bertujuan meningkatkan keterampilan, kecepatan, dan ketangkasan para Redkar dalam menjalankan tugasnya.

Ia menuturkan, peserta yang ikut dalam kompetisi ini sebanyak 80 orang dari enam kecamatan di Jakarta Utara dan dua kecamatan di Kabupaten Kepulauan Seribu.

"Mereka datang dengan semangat yang tinggi. Semoga keterampilan yang diasah dalam lomba ini bisa diterapkan langsung di lapangan untuk melindungi warga dari bahaya kebakaran," ujar dia.

Sementara itu, salah seorang peserta dari Kelurahan Semper Timur, Rini Triningsih, 47 tahun, mengaku senang dan bersemangat bisa mewakili Kecamatan Cilincing dalam lomba tersebut.

"Keikutsertaan saya dalam lomba ini menjadi bukti perempuan juga bisa dan berani untuk menanggulangi kebakaran. Saya optimistis biasa juara," pungkas dia. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...

Pasar pangan murah menjangkau warga Jakarta

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...

Trisakti Bantu Warga Duri Kosambi Olah Sampah

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Megapolitan
Trisakti Bantu Warga Duri K...

Hari Santri Nasional

2 jam lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

2 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.