TNI AL Diminta Maksimalkan Kapal Perang KRI Brawijaya 320 untuk Jaga Sumber Daya Laut Indonesia
Senin, 08 Sep 2025, 13:33 WIBJAKARTA - Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin meminta TNI AL untuk memaksimalkan kapal perang barunya, KRI Brawijaya 320, andil dalam menjaga sumber daya alam laut Indonesia.
"Kita juga dihadapkan kepada tantangan untuk menertibkan dan mengamankan sumber daya alam yang dimiliki oleh negara," kata Sjafrie saat memberikan pengarahan kepada awak kapal KRI Brawijaya 320 yang bersandar di Dermaga 107, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (8/9).
Menurut Sjafrie, sumber daya laut Indonesia sangat melimpah dan harus dimanfaatkan dengan baik untuk kepentingan masyarakat.
Dengan pemanfaatan sumber daya alam yang tepat, Sjafrie yakin roda perekonomian Indonesia di bidang perikanan maupun industri akan berputar secara maksimal dan menghasilkan hal baik untuk negara.
Demi memastikan semua itu terjadi, Sjafrie berharap TNI AL melalui KRI Brawijaya 320 dapat memperkuat keamanan dan pertahanan maritim demi memastikan sumber daya laut kita tidak dimanfaatkan oleh pihak-pihak asing.
âDiharapkan oleh rakyat Indonesia yaitu Tentara Nasional Indonesia bisa mengawal kedaulatan negara Kesatuan Republik Indonesia dari Sabang sampai Merauke dari Miangas ke Pulau Rote,â jelas Sjafrie Sjamsoeddin.
Untuk diketahui, hari ini Sjafrie beserta jajaran pejabat TNI dan Polri menerima kedatangan KRI Brawijaya 320 dari Italia.
KRI buatan perusahaan kapal asal Italia Fincantieri ini sebelumnya berlayar selama 44 hari dari Italia menuju Indonesia.
KRI buatan negeri pizza ini memiliki panjang 143 M dan kecepatan maksimal 32 knot. Kapal yang dapat menampung 171 awak ini merupakan kapal fregat yang memiliki kemampuan peperangan anti udara atau anti air warfare (AAW) dengan desain yang menitikberatkan fleksibilitas, modularitas dan skalabilitas desain kapal.
Kemampuan itu memungkinkan kapal dikonfigurasi untuk memenuhi persyaratan teknis dan peran operasional untuk Angkatan Laut modern.
Selain itu, KRI Brawijaya-320 juga dilengkapi sistem navigasi modern dan combat system terintegrasi untuk kontrol mencakup combat manage ment system (CMS), sensor, senjata, komunikasi dan navigasi sistem yang terhubung melalui jaringan kecepatan data tinggi.
- TNI AL
- Sumber Daya Laut
- Menhan Sjafrie
- KRI Brawijaya-320
Redaktur: Sriyono
Penulis: Sriyono
Berita Terkait:
-
Menhan Sudan: Musuh Indonesia Disebut Musuh Sudan, Apa Maksudnya?
-
Amankan Kedaulatan, Menteri Pertahanan: TNI Sudah Mampu Jawab Tantangan Tugas
-
Sudah 2 Hari Juanda Belum Ditemukan Akibat Terseret Arus saat Kemping di Pantai
-
Populasi Dugong Australia Turun Drastis hingga Sisa Setengah
-
Jakarta Triathlon 2026 Libatkan UMKM, Dorong Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
-
Menhan Sjafrie Terima Kunjungan Dubes Russia, Perkuat Kerja Sama Pertahanan
-
Atas Nama Negara, Menhan Sjafrie Anugerahkan Satyalancana Dharma Samudera kepada Personel JMSDF yang Terlibat Penanganan Karhutla
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.