Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemensos Sebut Sekolah Rakyat Mulai Berdampak ke Siswa dan Keluarga

📅 Senin, 08 Sep 2025, 03:06 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kemensos Sebut Sekolah Rakyat Mulai Berdampak ke Siswa dan Keluarga Doc: Antara
Ket. Menteri Sosial Saifullah Yusuf.

JAKARTA - Kementerian Sosial (Kemensos) menyatakan Program Sekolah Rakyat mulai memberikan dampak positif bagi siswa maupun keluarga setelah beberapa bulan berjalan.

“Setelah tiga bulan, kami lakukan evaluasi. Secara umum sekolah berjalan baik dan sudah mulai memberi dampak yang dirasakan oleh siswa dan keluarganya,” kata Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf di Jakarta, ­kemarin.

Mensos mengakui bahwa tantangan terbesar terjadi pada tahap awal pembelajaran, namun kini kondisi Sekolah Rakyat sudah lebih stabil. Dalam hal ini, lanjutnya, setiap siswa dan guru memiliki rekam medis untuk mendukung penyelenggaraan pendidikan berbasis kesehatan. Kemensos menemukan masalah kesehatan seperti anemia atau masalah gigi yang juga dapat segera ditindaklanjuti.

Selain itu, kata Mensos, orang tua siswa juga mendapat layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang merupakan bagian dari program pemerintah pusat. Dia menambahkan Program Sekolah Rakyat juga memberikan manfaat kepada perekonomian domestik, khususnya pelaku usaha UMKM melalui pembuatan seragam dan menyerap tenaga kerja melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Program Makan Bergizi Gratis (MBG). “

Sekolah Rakyat merupakan salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto untuk memberikan akses pendidikan gratis berkualitas bagi anak-anak dari keluarga miskin serta memutus mata rantai kemiskinan.

Program ini juga menjadi miniatur pengentasan kemiskinan terpadu lantaran memadukan beragam program prioritas, seperti CKG, MBG, jaminan kesehatan, Koperasi Desa Merah Putih, dan Program Tiga Juta Rumah. Hingga saat ini sudah terdapat 100 Sekolah Rakyat yang beroperasi di berbagai daerah.

Kementerian Sosial sebagai pelaksana teknis menargetkan pada tahun ajaran 2025/2026 ini total akan ada sebanyak 165 Sekolah Rakyat jenjang SD, SMP dan SMA/sederajat yang beroperasi sehingga total kapasitas 15.895 siswa, didukung 2.407 guru dan 4.442 tenaga pendidik.

Mensos Saifullah Yusuf telah menyampaikan laporan kepada Presiden Prabowo Subianto, mengenai perkembangan pelaksanaan Program Sekolah Rakyat.

“Alhamdulillah hari ini saya bersama tim inti Kementerian Sosial bisa menyampaikan laporan rinci tentang penyelenggaraan Sekolah Rakyat, termasuk perkembangan dan tantangan yang dihadapi selama proses berjalan,” kata Mensos, Minggu. Ant/S-2

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Prosesi adat kansoda'a di Wakatobi

59 menit yang lalu | Wahyu AP

Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.