Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gubernur DKI Resmikan Halte Jaga Jakarta di Senen

📅 Senin, 08 Sep 2025, 11:55 WIB | Oleh:
Gubernur DKI Resmikan Halte Jaga Jakarta di Senen Doc: Reza Pratama Putra
Ket. Gubernur DKI, Pramono Anung melaksanakan flag off tanda diresmikannya halte Jaga Jakarta Senen

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, telah meresmikan Halte Transjakarta “Jaga Jakarta”, yang sebelumnya dikenal sebagai Halte Senen Sentral, di Halte Transjakarta Senen, Jakarta Pusat, Senin (8/9).

Peresmian dilakukan setelah seluruh perbaikan di halte tersebut rampung, termasuk sejumlah fasilitas di dalamnya.

Gubernur Pramono menjelaskan, perubahan nama menjadi "Jaga Jakarta" bertujuan mengingatkan semua pihak agar kejadian perusakan fasilitas umum tidak terulang kembali.

"Sebagai bagian kita untuk menjaga Jakarta secara bersama-sama supaya kejadian ini tidak terulang kembali, maka saya bersama jajaran Balai Kota memutuskan untuk mengubah Halte Sentral Jakarta ini menjadi Jaga Jakarta," ujar Gubernur Pramono.

Perubahan nama ini dilakukan sebagai pengingat bagi seluruh warga untuk bersama-sama menjaga Jakarta. Upaya untuk menjaga Jakarta tidak bisa hanya dilakukan oleh pemerintah, namun juga diperlukan keterlibatan semua pihak.

Dalam kesempatan ini, Gubernur juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh masyarakat Jakarta atas peran serta dan gotong royong mereka dalam mengembalikan kondisi Jakarta pasca-aksi unjuk rasa. Pramono pun memastikan seluruh layanan moda transportasi di Jakarta dan juga tarif angkutannya kini sudah kembali normal.

Perbaikan sarana dan prasarana umum yang rusak ini juga dibantu oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU) atas arahan Presiden Prabowo Subianto. Kementerian PU, kata Gubernur Pramono, akan membantu perbaikan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) dan lift di Halte Senen dan Polda Metro Jaya yang ditargetkan selesai pada Desember mendatang.

"Jadi PU mengerjakan halte menyangkut lift dan JPO, sedangkan halte dikerjakan sepenuhnya oleh Pemerintah Jakarta dan tentunya oleh Transjakarta," kata dia.

Di Halte Jaga Jakarta ini juga dibangun sebuah memorial untuk mengingatkan masyarakat bahwa fasilitas umum seperti halte Transjakarta merupakan milik seluruh masyarakat Jakarta. Hadirnya memorial ini juga berperan dalam menjaga Jakarta.

Memorial tersebut menampilkan sejumlah fasilitas yang rusak yang sebelumnya terpasang di halte, akibat aksi unjuk rasa beberapa pekan lalu. Beberapa fasilitas yang rusak tersebut seperti gate tapping, TV LED, serta kipas angin.

"Mudah-mudahan dengan memorable yang ada yang dibuat, memang sengaja diskusi kami dengan Dirut Transjakarta supaya Memorable itu mengingatkan, bahwa di tempat ini pernah terjadi peristiwa yang mudah-mudahan tidak akan pernah terulang kembali bagi warga Jakarta," ucap Gubernur Pramono.

Direktur Utama Transjakarta, Welfizon Yuza, menambahkan, saat ini seluruh halte Transjakarta sudah kembali beroperasi normal. Menurut dia, aktivitas masyarakat pun sudah kembali berjalan baik. Hal ini ditunjukkan dengan banyaknya masyarakat yang kembali menggunakan Transjakarta untuk mobilitas mereka.

"Pada hari kerja terakhir pekan lalu, pelanggan Transjakarta sudah mencapai 1,3 juta orang per hari, menunjukkan mobilitas dan perekonomian Jakarta sudah pulih sepenuhnya," ucap dia.

Sekadar diketahui, Halte Jaga Jakarta dilengkapi dengan fasilitas fungsional yang memadai, seperti toilet, musala, dan tempat untuk berjualan bagi pelaku UMKM. Selain itu, juga disediakan shuttle bus yang akan menghubungkan Halte Senen Toyota Rangga dengan Halte Jaga Jakarta, sehingga penumpang tidak perlu melakukan tap out. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...
Advertisement
Saldo Tabungan Masyarakat Menyusut, Fenomena “Mantab” Jadi Sorotan

Saldo Tabungan Masyarakat Menyusut, Fenomena “Mantab” Jadi Sorotan

10 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.