Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Carlos Alcaraz Rengkuh Gelar US Open untuk Kedua Kalinya dan Naik ke Takhta Nomor Satu Dunia

📅 Senin, 08 Sep 2025, 07:33 WIB | Oleh:
Carlos Alcaraz Rengkuh Gelar US Open untuk Kedua Kalinya dan Naik ke Takhta Nomor Satu Dunia Doc: istimewa
Ket. Carlos Alcaraz memeluk trofi US Open 2025.

NEW YORK - Carlos Alcaraz berhasil merengkuh gelar US Open setelah menaklukkan rival beratnya, Jannik Sinner pada laga perebutan gelar turnamen tenis major itu dengan 6-2, 3-6, 6-1, dan 6-4, di New York, Minggu (7/9) waktu setempat atau Senin (8/9) WIB.

Petenis Spanyol itu menampilkan permainan berkelas untuk mengalahkan petenis asal Italia itu untuk meraih gelar US Open keduanya.

“Tim saya, keluarga saya, saya sungguh beruntung memiliki kalian semua, jujur,” kata Alcaraz saat penyerahan trofi, seperti disiarkan ATP.

“Kerja keras yang kalian lakukan membuat saya semakin baik, tidak hanya di level profesional, tetapi juga di level pribadi. Setiap pencapaian yang saya raih adalah berkat kalian, dan pencapaian ini juga berkat kalian.”

Dalam pidatonya, Sinner langsung mengucapkan selamat kepada Alcaraz, yang telah memenangi tujuh gelar dan 61 pertandingan pada 2025, menurut indeks menang/kalah ATP. Keduanya telah memenangi delapan turnamen major terakhir.

“Kalian melakukan pekerjaan yang luar biasa,” kata Sinner kepada Alcaraz dan timnya.

“Saya tahu ada banyak kerja keras di balik penampilan hari ini, kalian lebih baik dari saya. Nikmati lah. Ini momen yang luar biasa.”

Pertandingan final di New York merupakan pertandingan final Grand Slam ketiga berturut-turut antara Sinner dan Alcaraz.

Keduanya menghasilkan banyak reli memukau dan serangan cepat ke net. Namun, terlepas dari set kedua, ketika Sinner menemukan konsistensi dalam pukulan baseline-nya untuk mengungguli lawannya dan menyamakan kedudukan, Alcaraz-lah yang mempertahankan kendali sepanjang pertandingan.

Petenis berusia 22 tahun itu mengungguli Sinner dengan 42 winner berbanding 21 dan hanya kehilangan sembilan poin dari servis pertamanya dalam penampilan selama dua jam 42 menit.

Alcaraz mengakhiri perjalanannya di US Open dengan memenangi 98 dari 101 gim servis — hanya satu kali servisnya dipatahkan dalam pertandingan final.

Ia adalah juara tunggal Grand Slam kedua yang kehilangan tiga gim servis atau kurang dalam perjalanan meraih gelar sejak 1991, setelah Pete Sampras di Wimbledon pada 1994 (103 dari 106 gim servis yang dimenangi) dan 1997 (116 dari 118).

Alcaraz, yang juga naik ke peringkat nomor satu dunia dengan kemenangan di US Open pada 2022, akan kembali ke puncak peringkat ATP untuk pertama kalinya sejak September 2023.

Secara kebetulan, hari itu juga akan menandai peringatan 22 tahun pelatihnya, Juan Carlos Ferrero, pertama kali mencapai peringkat 1 setelah mencapai final AS Terbuka 2003.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Luar Negeri
G7 Akan Lepas 100 Juta Bare...

PBB akan Alokasikan Dana untuk 12 Krisis Kemanusiaan

59 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.