Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Merti Dusun Warisan Budaya Bantul yang Lestarikan Semangat Gotong Royong

📅 Minggu, 07 Sep 2025, 20:50 WIB | Oleh:
Merti Dusun Warisan Budaya Bantul yang Lestarikan Semangat Gotong Royong Doc: Dok. ANTARA

Bantul – Wakil Bupati Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Aris Suharyanta menegaskan tradisi Merti Dusun yang digelar masyarakat pedukuhan bukan sekadar ritual seremonial, tetapi sarana memperkuat kebersamaan dan gotong royong sekaligus menjaga warisan leluhur.

“Saya yakin dengan semangat persatuan, kebersamaan, dan gotong royong, dusun akan semakin maju, mandiri, dan berdaya saing sekaligus tetap menjaga jati diri warga masyarakat,” kata Aris saat menghadiri Merti Dusun Pringwedanan di Bantul, Minggu (7/9).

Menurutnya, pemerintah daerah menekankan pentingnya menjadikan Merti Dusun sebagai landasan untuk meneguhkan komitmen kolektif menuju masa depan yang lebih baik. “Inilah landasan yang harus kita pegang bersama, dengan menjaga budaya dan menumbuhkan harmoni dalam kebersamaan,” ujarnya.

Tradisi ini, lanjut Aris, perlu diwariskan kepada generasi muda karena mengajarkan nilai keberagaman sebagai kekuatan dan kebersamaan sebagai kunci mencapai tujuan. Ia menilai Merti Dusun sekaligus menjadi sarana membina karakter generasi yang kuat.

Pemkab Bantul juga melihat semangat Merti Dusun sejalan dengan filosofi Bantul Bumi Satriya, yang menekankan sifat luhur, keberanian membela kebenaran, serta kepedulian terhadap sesama. Aris mengajak warga untuk bangga dan meneladani sifat satria dari leluhur mereka.

“Pelestarian budaya seperti Merti Dusun menunjukkan Dusun Pringwedanan sebagai komunitas yang berdaya, mandiri, dan menjunjung tinggi warisan leluhur,” tambahnya.

Merti Dusun Pringwedanan tahun ini diramaikan kirab budaya yang diikuti berbagai unsur masyarakat, mulai dari gunungan hasil bumi, andong, kesenian kerawitan, bregada prajurit, hingga drumband anak-anak TK.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.