Imigrasi AS Razia Pabrik Hyundai, 300 Lebih Warga Korsel Ditangkap

Minggu, 07 Sep 2025, 11:47 WIB

WASHINGTON – Imigrasi dan Bea Cukai (ICE) Amerika Serikat pada Kamis (5/9) merazia lokasi pembangunan pabrik baterai kendaraan listrik yang dioperasikan perusahaan Korea Selatan, Hyundai Motor Group dan LG Energy Solution Ltd., di Bryan County, Georgia.

Sebanyak 475 orang ditangkap. Lebih dari 300 di antaranya adalah warga negara Korea Selatan. Imigrasi menyatakan mereka kedapatan bekerja secara ilegal di Amerika Serikat, termasuk mereka yang memegang visa jangka pendek atau visa rekreasi yang melarang mereka bekerja.

Ket. Foto: Foto dari Imigrasi dan Penegakan Bea Cukai (ICE) AS menunjukkan orang-orang yang ditangkap di lokasi pembangunan pabrik baterai kendaraan listrik Hyundai Group dan LG Energy Solution Ltd. di Georgia, AS pada 5 September 2025 — Sumber: Yonhap

Menurut laporan Yonhap, pejabat Konsulat Jenderal Korea Selatan pada hari Sabtu (6/9) bertemu dengan warga Korsel yang ditahan tersebut, memeriksa kesehatan dan kondisi lainnya, menurut pejabat Seoul.

Pejabat Konsulat di Atlanta melakukan konsultasi dengan mereka di pusat penahanan imigrasi di Folkston.

"Selama konsultasi, para konsul pada dasarnya memeriksa apakah ada masalah atau ketidaknyamanan kemanusiaan, dan meminta pihak AS untuk memastikan bahwa masalah tersebut tidak muncul," kata seorang pejabat dari tim pendukung pemerintah Korea Selatan di lokasi.

Tim di lapangan saat ini dipimpin oleh Cho Ki-joong, Konsul Jenderal Kedutaan Besar Korea di Washington. Tim ini berfokus untuk memastikan warga Korea yang ditahan dibebaskan sesegera mungkin di tengah kekhawatiran bahwa proses investigasi dapat berlarut-larut.

Kemudian pada hari itu, Cho mengunjungi para pejabat di Pusat Pemrosesan ICE Folkston.

"Saya meminta mereka untuk peduli terhadap warga kami semaksimal mungkin agar mereka tidak mengalami ketidaknyamanan selama berada di pusat penahanan," ujar Cho kepada wartawan setelah bertemu dengan para pejabat.

Ia mengatakan staf konsuler tidak dapat menemui seluruh warga Korea di pusat tersebut dan konsultasi mereka akan dilanjutkan pada Minggu pagi.

"Kami sedang mencari tahu apakah mereka semua memiliki masalah besar selama tinggal di sana," ujarnya. "Para konsul telah memeriksa fasilitas tersebut, dan mereka yang telah mereka ajak bicara dinyatakan dalam kondisi baik."

Ketika ditanya kapan ia berharap mereka dibebaskan, Cho berkata, "Tidak ada yang dapat kami bicarakan saat ini."

Mereka yang berada di pusat Folkston akan dipindahkan berdasarkan keadaan masing-masing, menurut pejabat AS.

Para pejabat AS menyebut razia hari Kamis sebagai "operasi penegakan hukum di satu lokasi terbesar dalam sejarah Investigasi Keamanan Dalam Negeri." Presiden AS Donald Trump menyatakan dukungannya pada hari Jumat terhadap operasi ICE, menyebut mereka yang ditahan sebagai "alien ilegal."

ICE merilis klip video pendek penggerebekan di lokasi pabrik Korea, yang memperlihatkan pekerja Korea dan pekerja lainnya diperiksa, diborgol dan rantai logam, lalu dinaikkan ke kendaraan "pengangkut narapidana".

  • Razia Imigran Ilegal di AS

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Lili Lestari

Berita Terbaru

'Perang Dagang' AS vs Kanada, PM Carney Umumkan Tarif Balasan untuk Produk-produk Amerika

Durian Melimpah di Lebak, Pedagang Raup Omzet hingga Rp50 Juta Sehari

Kampung Adat Sade Terbakar, Kemenpar Siapkan Dapur Umum dan Pemulihan Wisata

Karhutla Kalimantan Makin Mengkhawatirkan, BNPB Perkuat Operasi Modifikasi Cuaca dan Armada Pemadaman

Karhutla Makin Mengancam, Kemenhub Fasilitasi Pesawat Asing untuk Perkuat Penanganan

Aturan Baru Florida Bikin Geger! Ngebut Ditilang, Berkendara Lambat Juga Kena

Potensi Karhutla pada Musim Kemarau, BMKG Minta Masyarakat DIY Waspada

Karyawan Hyundai-Kia Mogok Besar-besaran, 40.000 Pekerja Khawatir Robot AI Gantikan Manusia

Kebakaran di Taman Nasional Way Kambas Berhasil Dipadamkan, Polda Lampung: Tim Pastikan Tak Ada Titik Api Lain

Fitur Canggih Mobil Ternyata Jarang Dipakai, Ada yang Tak Tahu Cara Menggunakannya

Krisis Air Bersih di Natuna! Pemkab Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak

Kekeringan Meteorologis, BMKG Ingatkan Seluruh Wilayah Jateng untuk Siaga

Curanmor Merajalela! Polda Banten Bongkar Sindikat yang Beraksi di 14 Lokasi

Status Siaga Kekeringan Meteorologis untuk Seluruh Wilayah Jateng

Rumah Adat Wisata Sade Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus pada Pemulihan Korban

Cincinnati Open, Area Sial bagi Swiatek Dikalahkan Pegula

Prawirotaman Adakan Festival Guna Menunjang Kunjungan Wisata

Warga Semarang yang Akan Menikah, Lihat Pameran 50 Vendor Wedding

Jatim Hari Ini Cerah-Berawan, Gelombang hingga 3,7 Meter Mengintai Perairan Selatan

Gubernur Emanuel Melkiades Bawa Bantuan ke Tiga Titik Terdampak Gempa M7,7 di Riung

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.