Dukung Isu Sosial, Belasan Musisi Tolak Tampil di Pestapora karena Sponsor Freeport

Minggu, 07 Sep 2025, 12:20 WIB

Banyak musisi yang mundur dari Pestapora, begini tanggapan Raisa

Di tengah sorotan publik atas keputusan belasan musisi yang membatalkan penampilannya di Pestapora 2025 setelah mengetahui adanya kerja sama dengan PT Freeport Indonesia, Raisa memilih untuk tetap tampil.

Penyanyi pop papan atas itu menegaskan bahwa keputusannya didasari rasa tanggung jawab terhadap penggemar dan persiapan yang telah dilakukan dirinya dan tim.

Ket. Foto: Penampilan Raisa dengan Bernadya pada panggung festival musik Pestapora 2025 di Gambir Expo & Hall D2 JIEXPO Kemayoran, Jakarta, Sabtu (6/9/2025). — Sumber: Antara Foto

“Sudah banyak juga persiapan yang dilakukan, dan pasti sudah banyak yang menunggu juga. Jadi aku hari ini tetap manggung di sini,” ujar Raisa saat ditemui ANTARA usai tampil di Pestapora 2025, Gambir Expo, Jakarta, Sabtu.

Meski demikian, Raisa tetap menyoroti aksi para musisi lain dengan penuh penghargaan, menyebut setiap artis memiliki pertimbangan dan sikap masing-masing.

Baginya, yang terpenting adalah menjaga komitmen terhadap penonton dan penggemar yang sudah datang. Keputusan itu membuat penampilan Raisa menjadi salah satu momen paling ditunggu di tengah dinamika festival.

“Kalau aku, memang balik lagi ke masing-masing, aku hanya memenuhi kewajiban aku,” kata dia.

Tidak hanya soal sikapnya, wanita blasteran Sunda-Belanda itu mencuri perhatian lewat kolaborasi istimewa dengan Bernadya di panggung Pestapora 2025.

Mereka tampil kompak dalam gaun merah dan bertukar lagu, membawakan tembang satu sama lain, menghadirkan nuansa baru yang unik bagi penonton.

“Konsep ini menjadikan ciri khas setiap artis jadi lebih terlihat. Walaupun membawakan lagu artis yang beda-beda, tapi tetap dengan ciri khasnya masing-masing. Seru sih,” kata Raisa tentang pengalaman tersebut.

Ia menambahkan, kolaborasi ini sudah pernah dicoba sebelumnya, namun kali ini terasa lebih besar dan spesial. Raisa pun berharap dapat kembali berbagi panggung dengan Bernadya di kesempatan lain.

“Jadi aku sama Bernadya sudah pernah (tukar lagu) satu kali, tapi hari ini diulang lagi di panggung yang lebih besar. Pingin banget sih selanjutnya kalau misalkan bisa ada kesempatan lagi. Pasti seru,” ujar Raisa.

Festival musik Pestapora, yang dijadwalkan berlangsung 5-7 September, diwarnai dengan pembatalan penampilan dari sejumlah musisi yang menolak tampil karena alasan keberadaan sponsor yang bertentangan dengan pandangan mereka.

Beberapa musisi, seperti Banda Neira, Hindia, Leipzig, .feast, Rebellion Rose dan Sukatani, memutuskan mundur dari Pestapora karena PT. Freeport menjadi salah satu sponsor festival tersebut. Musisi lainnya seperti Yacko dan Sal Priadi memilih untuk tetap tampil dan menyumbangkan pendapatan mereka dari festival itu kepada organisasi lingkungan hidup.

Pestapora melalui pernyataan resmi mengatakan sudah membatalkan kerja sama dengan Freeport dan meminta maaf atas kejadian tersebut. 

Tampil beda di Pestapora Sheila On 7 bawakan lagu “underrated”

Sheila On 7 menghadirkan sesuatu yang berbeda di panggung Pestapora 2025 dengan membawakan setlist versi B-Sides.

Band asal Yogyakarta ini sengaja tidak menyuguhkan deretan hits populernya seperti biasanya, melainkan memilih lagu-lagu yang jarang dibawakan dalam konser besar.

“Kalau kalian tahu lagu ini, atau pernah mendengarnya, mari kita menyanyikannya bersama,” kata vokalis Duta, di panggung Pestapora 2025, Gambir Expo & Hall D2 JIEXPO Kemayoran, Jakarta, Sabtu.

Keputusan ini membuat penampilan mereka terasa lebih intim sekaligus memberi ruang bagi penggemar lama untuk menikmati karya-karya yang selama ini hanya jadi “harta karun” di album.

Beberapa lagu “underrated” yang mereka bawakan seperti “Just For My Mom”, “Terlalu Singkat”, “Terimakasih Bijaksana”, “Untuk Perempuan” hingga “Lia Lia Lia”. Duta CS juga sempat menyanyikan “Don’t Look Back in Anger” milik Oasis.

Meskipun tanpa lagu-lagu andalan yang biasanya memicu sing along massal, penampilan Sheila On 7 tetap disambut meriah oleh penonton.

Penampilan ini justru spesial, karena memberi pengalaman berbeda yang jarang terjadi di panggung Sheila On 7 dan memperlihatkan kedalaman katalog musik mereka.

Dengan energi panggung yang tetap hangat dan penuh canda khas Duta, Sheila On 7 membuktikan bahwa mereka bukan hanya band nostalgia, tetapi juga musisi dengan karya yang kaya dan layak diapresiasi dari berbagai sisi.

Festival musik tahunan Pestapora 2025 digelar selama tiga hari berturut-turut pada 5, 6, dan 7 September 2025 di Gambir Expo & Hall D2 JIEXPO Kemayoran, Jakarta.

Redaktur: Yebdi Trismar

Penulis: Tim Koran Jakarta

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.