Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Aktor Preman Pensiun Diduga Gantung Diri dengan Sarung di Rumahnya

📅 Minggu, 07 Sep 2025, 13:42 WIB | Oleh:
Aktor Preman Pensiun Diduga Gantung Diri dengan Sarung di Rumahnya Doc: istimewa
Ket. Aktor Preman Pensiun, Encuy atau Nandi Juliawan

GARUT - Kepolisian Resor Garut mengolah tempat kejadian perkara (TKP) untuk menyelidiki kematian seorang aktor Sinetron Komedi Preman Pensiun yakni Encuy atau Nandi Juliawan di rumahnya Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut, Jawa Barat (Jabar).

"Dilakukan olah TKP oleh Inafis bahwa ditemukan tanda-tanda budir (bunuh diri)," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Garut AKP Joko Prihatin di Garut, Minggu (7/9).

Ia menuturkan kepolisian mendapatkan informasi adanya seorang warga yang merupakan salah satu aktor pemain Preman Pensiun meninggal dunia di rumahnya pada Sabtu (6/9) malam.

Sejumlah personel kepolisian, kata dia, langsung terjun ke lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP dan meminta keterangan dari sejumlah saksi termasuk keluarganya.

"Saksi melihat korban sudah tergantung menggunakan kain sarung," katanya.

Ia mengungkapkan peristiwa itu pertama kali ditemukan oleh istrinya yang baru pulang setelah berjualan di kawasan Garut Kota, kemudian dilaporkan adanya peristiwa tersebut.

Hasil pemeriksaan tim di lapangan, kata dia, Encuy sudah dalam keadaan meninggal dunia dengan tanda-tanda gantung diri, selanjutnya jenazah langsung dimakamkan malam itu.

Joko menyampaikan pihak keluarga keberatan dilakukan autopsi jenazah untuk bisa mengetahui lebih lanjut penyebab pasti kematiannya. “Keluarga keberatan untuk autopsi,” katanya.

Preman Pensiun merupakan serial televisi Indonesia produksi MNC Pictures yang ditayangkan perdana 12 Januari 2015 pukul 17.00 WIB di sebuah stasiun televise swasta. Serial ini disutradarai oleh Aris Nugraha. Serial yang ide ceritanya dari Aris Nugraha ini, yang awal musim dibintangi oleh Didi Petet, Epy Kusnandar dan Mat Drajat, menceritakan kehidupan premanisme di Kota Bandung.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
DKI Jakarta Benahi Kabel Se...

Arema FC Mengikuti Langkah PSIM, Memecat Pelatih

47 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Arema FC Mengikuti Langkah ...
Megapolitan
Rano karno Buka Jakarta Fin...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.