Sinner dan Alcaraz akan Berhadapan di Final US Open 2025, Berebut Gelar Grand Slam
Sabtu, 06 Sep 2025, 10:45 WIBNEW YORK - Juara bertahan Jannik Sinner akan melawan Carlos Alcaraz untuk memperebutkan gelar US Open 2025 setelah petenis Italia itu mengalahkan unggulan ke-25 dari Kanada Felix Auger-Aliassime dalam empat set pada hari Jumat (5/9).
Petenis nomor satu dunia Sinner mengalahkan Auger-Aliassime 6-1, 3-6, 6-3, 6-4 dan tengah mengejar gelar kelimanya setelah bergabung dengan Rod Laver, Roger Federer, dan Novak Djokovic sebagai satu-satunya pria yang mencapai keempat final Grand Slam dalam satu musim.
"Musim ini sungguh luar biasa. Grand Slam adalah turnamen terpenting yang kami jalani sepanjang tahun," ujar Sinner.
Sinner, 24 tahun, akan menghadapi Alcaraz yang berusia 22 tahun untuk final Grand Slam ketiga berturut-turut. Sinner meraih gelar Australia Open dan Wimbledon musim ini, tetapi kalah dari Alcaraz dalam pertarungan lima set yang epik di final Prancis Terbuka.
"Hari Minggu adalah hari yang sangat istimewa dan final yang luar biasa lagi," kata Sinner. "Saya merasa rivalitas kami dimulai di sini (tahun 2022) dengan memainkan pertandingan yang luar biasa. Kami adalah dua pemain yang berbeda sekarang, dengan kepercayaan diri yang berbeda pula."
Unggulan teratas Sinner telah memenangkan 27 pertandingan Grand Slam terakhirnya di lapangan keras.
Ia berambisi menjadi orang pertama yang berhasil mempertahankan gelar AS Terbuka sejak Federer memenangi gelar terakhir dari lima gelar berturut-turut pada tahun 2008.
Auger-Aliassime berusaha mencapai final Grand Slam pertamanya setelah mencapai empat besar untuk pertama kalinya sejak ia mencapai tahap yang sama di New York pada tahun 2021.
Sinner akan menuju pertandingan final sebagai favorit kuat untuk melaju dan membuka babak terbaru dalam persaingannya yang seru dengan Carlos Alcaraz.
Alcaraz, di hari yang sama, mengalahkan Novak Djokovic dalam tiga set langsung untuk memastikan tempatnya di final US Open.
Unggulan kedua asal Spanyol Alcaraz menampilkan permainan yang sangat efisien untuk mengakhiri upaya terakhir Djokovic untuk meraih rekor gelar tunggal Grand Slam ke-25, dengan menang 6-4, 7-6 (7/4), 6-2 dalam waktu dua jam dan 23 menit.
Pemenang Grand Slam lima kali berusia 22 tahun itu, yang belum kehilangan satu set pun dalam perjalanannya menuju final hari Minggu, pada akhirnya terbukti terlalu kuat bagi Djokovic yang berusia 38 tahun yang semakin lelah.
"Saya bermain tenis dengan sangat baik dan saya senang bisa mencapai final kedua saya di AS Terbuka," kata Alcaraz. "Saya mencoba bermain secara fisik dan saya rasa saya berhasil."
Alcaraz bersiap menghadapi pertarungan sengit dengan juara bertahan Sinner.
- US Open
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: AFP, Lili Lestari
Berita Terkait:
-
Mesin Industri Tak Berhenti, Manufaktur Terus Tumbuh di Tengah Ketidakpastian Global
-
Danlanud Sultan Hasanuddin: Jaga Nama Baik Satuan Selama Melaksanakan Cuti Lebaran
-
Pemerintah Tetapkan Lima Kebijakan Ekonomi Biru, Langkah Strategis untuk Laut dan Perekonomian Nasional
-
Raducanu Menang, Langkah Janice Tjen di US Open Terhenti
-
Sudah Lama Tak Alami Kenaikan, Legislator Sebut Kenaikan Tarif PAM Jaya Masih Logis
-
Korsel Pantau Kunjungan Pejabat Tinggi Keamanan Russia ke Korut
-
Daftar Lengkap Jajaran Direksi dan Komisaris Bank Mandiri Terbaru Hasil RUPST
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.