Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Musim Buruk Bersama Ferrari Bayangi Hamilton Menjelang Grand Prix Italia

📅 Jumat, 05 Sep 2025, 08:35 WIB | Oleh:
Musim Buruk Bersama Ferrari Bayangi Hamilton Menjelang Grand Prix Italia Doc: AFP
Ket. Lewis Hamilton

MONZA, ITALIA – Lewis Hamilton tengah menjalani periode terkelam dalam karir panjangnya di Formula 1. Juara dunia tujuh kali itu kini terjebak dalam krisis kepercayaan diri dan hasil yang jauh dari harapan, sementara tifosi Ferrari berharap kebangkitannya terjadi di Grand Prix Italia akhir pekan ini.

Kehadiran Hamilton di Maranello awal tahun ini sempat membangkitkan mimpi fans Ferrari akan berakhirnya penantian 18 tahun gelar juara dunia pembalap. Namun kenyataannya, pembalap berusia 40 tahun itu kini tertinggal 200 poin dari pimpinan klasemen, Oscar Piastri, setelah musim penuh bencana yang belum menghadirkan satu pun kemenangan, bahkan sekadar podium.

Puncak keterpurukan terjadi akhir pekan lalu di GP Belanda. Baik Hamilton maupun Charles Leclerc gagal finis usai kecelakaan, sementara sebelumnya Hamilton sudah dua kali kehilangan kendali mobil dalam sesi latihan.

Meski begitu, Hamilton tetap berusaha menampilkan wajah optimistis. Kepada Sky Italia, Kamis (4/9), ia mengatakan masih merasa istimewa setiap kali mengingat dirinya kini mengenakan balutan merah Ferrari. “Sangat spesial bisa mengingat bahwa saya seorang pembalap Ferrari, terutama ketika berada di Italia,” ujarnya.

Hamilton dan Leclerc yang tahun lalu menjuarai Monza disambut meriah ribuan tifosi dalam acara di depan katedral gothic Milan. “Kemarin adalah pengalaman unik. Saat melangkah ke Maranello, melihat logo Ferrari, saya masih harus mencubit diri sendiri untuk percaya. Antusiasme fans benar-benar intens, tapi sangat positif,” tutur Hamilton.

Namun, kegagalan beradaptasi bersama Ferrari sempat membuat Hamilton frustrasi. Di GP Hungaria, ia meluapkan kekesalan dengan menyebut dirinya “benar-benar tidak berguna”, hingga memunculkan spekulasi akan pensiun di akhir musim. “Ini rollercoaster emosional. Saya tidak menyangka akan sevolatile ini. Tapi begitulah hidup. Matahari mungkin segera keluar di ujung terowongan,” katanya.

Situasi semakin sulit usai GP Belanda. Hamilton dijatuhi penalti mundur lima posisi start di Monza karena melanggar aturan bendera kuning. “Tidak ada gunanya mengeluh. Tantangan akan berat. Bahkan menembus Q3 saja sudah sulit, apalagi masuk lima besar,” ungkapnya.

Di sisi lain, Ferrari kini sekadar menjadi latar fotogenik di balik dominasi McLaren. Piastri memimpin klasemen dengan 309 poin dari 15 seri, unggul 34 poin atas rekan setimnya, Lando Norris, yang gagal finis di Zandvoort akibat masalah mesin.

Duet McLaren telah merebut 12 kemenangan musim ini dan menjadikan mobil oranye mereka tak tersentuh pesaing. Bahkan sang juara bertahan Max Verstappen pun tertinggal jauh, 104 poin di belakang Piastri. Kansnya meraih gelar kelima beruntun pun makin menipis.

Meski berhasil finis kedua di depan publik Belanda pekan lalu, Verstappen realistis menatap sisa sembilan balapan musim ini. “Saya hanya mencoba meraih hasil terbaik,” tegasnya, menghadapi seri Monza di mana ia sudah dua kali berdiri sebagai pemenang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Timothy Ivan Triyono Mundur dari Bakom RI

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Timothy Ivan Triyono Mundur...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.