Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tim SAR Evakuasi Satu Korban Helikopter Jatuh di Hutan Mentewe Kalsel

📅 Rabu, 03 Sep 2025, 20:39 WIB | Oleh:
Tim SAR Evakuasi Satu Korban Helikopter Jatuh di Hutan Mentewe Kalsel Doc: ANTARA/HO-Tim SAR
Ket. Foto bagian ekor dari bangkai Helikopter BK117 D3 yang hangus terbakar dalam kecelakaan jatuh di titik 03° 5’6” S – 115° 37’39.07” E, kawasan hutan sekitar Air Terjun Mandin Damar, Kecamatan Mentewe, Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, Rabu (3/9).

BANJARBARU - Tim SAR gabungan mengevakuasi satu korban kecelakaan Helikopter Tipe BK117 D3 milik Estindo Air yang jatuh di kawasan hutan sekitar Air Terjun Mandin Damar, Kecamatan Mentewe, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, Rabu (3/9).

Direktur Operasi Basarnas Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo dalam konferensi pers di Banjarbaru, Rabu malam, mengatakan bangkai helikopter ditemukan tim SAR darat sekitar pukul 14.45 Wita.

Satu jasad ditemukan sekitar pukul 15.53 Wita, berjarak 100 meter dari bangkai helikopter.

Dia menyebut SRU Darat Alpha Team yang dipimpin Adi Maulana (Koordinator Pos SAR Kotabaru) berhasil menemukan reruntuhan badan helikopter di koordinat 03° 5’6” S-115° 37’39.07” E kawasan hutan sekitar Air Terjun Mandin Damar, Kecamatan Mentewe, sekitar 700 meter dari titik koordinat yang sebelumnya diberikan oleh Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

“Korban telah dilakukan proses body packing dan siap dievakuasi ke posko lapangan,” kata dia.

Berdasarkan pengamatan awal, kata dia, masih terdapat korban lain di dalam badan helikopter. Namun jumlah pastinya belum dapat dipastikan karena kondisi helikopter dalam keadaan terbakar, sehingga diperlukan proses pembongkaran badan pesawat untuk memastikan keseluruhan korban di dalamnya.

Helikopter Tipe BK117 D3 milik Estindo Air, sebelumnya mengalami hilang kontak saat terbang di sekitar Mentewe, Kabupaten Tanah Bumbu pada Senin (1/9), sekitar pukul 08.54 Wita.

Helikopter tersebut membawa delapan orang, yakni seorang pilot, seorang teknisi, dan enam penumpang. Sebanyak delapan orang itu, yakni Haryanto (pilot), Hendra (teknisi), Mark Werren, Yudi Febrian, Andys Rissa Pasulu, Santha Kumar, Claudine Quito, dan Iboy Irfan Rosa.

20250903212718_IMG_9781.jpeg

Direktur Operasi Basarnas Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo (tengah) memberikan keterangan dalam konferensi pers usai helikopter hilang kontak berhasil ditemukan di kawasan hutan di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Rabu (3/9) malam. Antara/Tumpal Andani Aritonang

Berhasil Ditemukan

Sebelumnya diberitakan Tim SAR gabungan berhasil menemukan bangkai Helikopter Tipe BK117 D3 milik Estindo Air pada hari ketiga di kawasan hutan sekitar Air Terjun Mandin Damar, Kecamatan Mentewe, Kabupaten Tanah Bumbu, Provinsi Kalimantan Selatan, pada Rabu sekitar pukul 14.45 WITA.

Direktur Operasi Basarnas Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo di Banjarbaru, Rabu malam, dalam konferensi pers mengatakan korban pertama ditemukan sekitar pukul 15.53 WITA 100 meter dari bangkai helikopter, dan jasad lain kemungkinan di dalam helikopter namun masih didalami oleh tim di lapangan. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Jarak Pandang Terbatas, Ban...
Ekonomi
Tekan Kenaikan Harga, Pemka...
Daerah
Pemkab Pasaman Barat Minta ...
Megapolitan
Tangerang Bergetar Dengar K...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.