Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Premier League Pecahkan Rekor Belanja 61 Triliun Rupiah, Mantapkan Diri Sebagai Liga Terkuat Dunia

📅 Rabu, 03 Sep 2025, 08:00 WIB | Oleh:
Premier League Pecahkan Rekor Belanja 61 Triliun Rupiah, Mantapkan Diri Sebagai Liga Terkuat Dunia Doc: Istimewa
Ket. Logo Liga Inggris 2025-2026.

LONDON, INGGRIS - Klub-klub Premier League kembali menegaskan dominasinya di kancah sepak bola Eropa. Bursa transfer musim panas tahun ini ditutup dengan catatan sejarah: total belanja menembus 3 miliar pound (sekitar 61 triliun rupiah), rekor tertinggi sepanjang masa yang sekaligus memperlebar jarak dengan rival dari liga top lainnya.

Drama terjadi di detik-detik penutupan bursa, Senin (1/9) malam waktu setempat. Liverpool resmi mendatangkan Alexander Isak dari Newcastle United dengan banderol fantastis 125 juta pound (sekitar 2,54 triliun rupiah), menjadikannya transfer termahal dalam sejarah sepak bola Inggris. Kepindahan striker asal Swedia itu menjadi klimaks dari hari penuh transaksi besar.

Menurut laporan Deloitte, angka belanja kali ini melampaui rekor sebelumnya, 2,4 miliar pound pada tahun 2023, dengan selisih sekitar 650 juta pound. Untuk kali pertama, pengeluaran klub-klub Premier League menembus ambang 3 miliar pound, setelah tiga musim panas terakhir selalu melampaui 2 miliar pound.

Dominasi Inggris kian mencolok jika dibandingkan dengan La Liga, Bundesliga, Serie A, dan Ligue 1. Total pengeluaran Premier League mencakup 51 persen dari keseluruhan belanja lima liga besar Eropa.

“Musim panas ketiga dalam empat tahun terakhir dengan rekor belanja Premier League menjadi sinyal kuat. Meski klub-klub di Eropa cenderung menahan diri, tim-tim Inggris sama sekali tidak menunjukkan niat memperlambat investasi mereka,” ujar Tim Bridge, mitra utama Deloitte Sports Business Group.

Bridge menambahkan, dengan jumlah klub Inggris di kompetisi Eropa terbanyak dibanding liga lain, kebutuhan mendatangkan talenta kelas dunia semakin mendesak. “Premier League berupaya terus menarik pemain terbaik untuk memperkokoh statusnya sebagai liga paling kompetitif di dunia sepak bola.”

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Apakah Ada yang Tahu Apa Itu Jelekongism

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Apakah Ada yang Tahu Apa It...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.