Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perkuat Ekonomi Rakyat, Wali Kota Depok Luncurkan Gerakan Menanam Cabai Serentak

📅 Rabu, 03 Sep 2025, 08:38 WIB | Oleh:
Perkuat Ekonomi Rakyat, Wali Kota Depok Luncurkan Gerakan Menanam Cabai Serentak  Doc: antara foto
Ket. Wali Kota Depok, Supian Suri luncurkan program Gerakan Menanam Cabai Serentak.

DEPOK - Wali Kota Depok, Supian Suri mengajak warga untuk menanam cabai dan buah melalui peluncuran Gerakan Depok Menanam Cabai Serentak sekaligus Kampung SS Sekolah Rakyat Agribisnis (Sera Agribisnis) Kelurahan Curug, Kecamatan Bojongsari, Kota Depok, Jawa Barat, Selasa (2/9).

“Sekolah ini bukan hanya sekadar menanam tetapi bagaimana para siswanya atau orang-orang yang mau belajar bisa memahami cara membuat pupuk, mengelola hasil panen, hingga mengemas dan memasarkan produk. Jadi memang ada hilirisasi,” kata Supian Suri.

Ia juga memberikan apresiasi kepada para petani yang tetap setia menggarap lahan meski dengan berbagai keterbatasan.

"Saya yakin di sini ada teman-teman KTNA (Kontak Tani dan Nelayan Andalan) yang bergelut di pertanian. Dengan ruang terbatas dan perhatian yang juga masih kurang, mereka tetap setia bertani. Tepuk tangan untuk para petani hebat kita,” ujarnya.

Supian menekankan sekecil apa pun ruang yang ada di Kota Depok, untuk dimanfaatkan sebagai media tanam, baik untuk pertanian, tanaman hias, atau buah seperti alpukat dan belimbing.

"Kalau setiap warga Depok punya satu-dua pohon, Insya Allah Depok akan dikenal dengan hasil pertanian," katanya.

Ia mencontohkan Indramayu yang berhasil dikenal dengan mangga meski tidak memiliki lahan yang luas.

"Saya ke sana, lahan tidak banyak, tetapi hampir setiap rumah punya pohon mangga. Kalau panennya dihimpun, hasilnya luar biasa. Depok pun bisa seperti itu kalau setiap rumah menanam alpukat atau belimbing,” katanya.

Ia mengajak warga untuk memulai langkah kecil dari rumah masing-masing dengan menanam minimal satu pohon untuk generasi mendatang.

"Minimal satu pohon saja kita tanam dan rawat. Insya Allah akan jadi kebaikan untuk anak cucu kita,” katanya.

"Cabai ini kalau sedang mahal, harganya bisa lebih tinggi dari daging, bisa di atas Rp100 ribu. Makanya kita harus baik-baik sama cabai," katanya menambahkan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
Megapolitan
Bangunan Sekolah Dasar di K...
Advertisement
Mentan Amran Berang, Sebut Masuknya Beras Ilegal Khianati Kerja Keras 115 Juta Petani Indonesia

Mentan Amran Berang, Sebut Masuknya Beras Ilegal Khianati Kerja Keras 115 Juta Petani Indonesia

24 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.