Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BBMKG Ingatkan Waspada Banjir di Pegunungan Sumut Akibat Hujan

📅 Rabu, 03 Sep 2025, 17:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
BBMKG Ingatkan Waspada Banjir di Pegunungan Sumut Akibat Hujan Doc: Antara
Ket. Prakirawan BBMKG WIlayah I Medan Putri Hafiza.

Medan - Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Medan mengingatkan masyarakat di Sumatera Utara agar mewaspadai potensi hujan dengan durasi cukup lama di kawasan pegunungan yang dapat menyebabkan banjir.

Prakirawan BBMKG Wilayah I Medan Putri Hafiza di Medan, Rabu (3/9), mengatakan sebagian wilayah Sumatera Utara pada Kamis (4/9) berpotensi diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga sedang, seperti di kawasan pegunungan, lereng timur, pantai timur, serta lereng barat.

"Kondisi tersebut harus diwaspadai karena hujan yang dapat disertai petir dan angin kencang di wilayah lereng timur, pegunungan, pantai timur, dan lereng barat Sumatera Utara itu dapat menyebabkan banjir, longsor, dan bencana hidrometeorologi lainnya," kata dia.

Secara umum cuaca di Sumatera Utara pada Kamis pagi rata-rata berawan dan berpotensi hujan ringan di Asahan, Batu Bara, Deli Serdang, Humbang Hasundutan, Kepulauan Nias, Medan, Tanjung Balai, Labuhan Batu, Labuhan Batu Selatan, Labuhan Batu Utara, Langkat, Mandailing Natal, Padang Lawas Utara, Pakpak Barat, dan Serdang Bedagai.

Pada siang hingga sore hari, hujan ringan hingga sedang diprakirakan turun secara merata di wilayah Sumatera Utara yang masih berlanjut hingga malam dan dini hari.

"Khusus dini hari, hujan dengan intensitas sedang berpotensi terjadi di wilayah Nias Utara dan sekitarnya," ujar dia.

Suhu udara di wilayah Sumatera Utara diprakirakan berada pada kisaran 15–35 derajat Celcius dengan kelembapan 65–98 persen. Angin bertiup dari arah selatan hingga barat laut dengan kecepatan 4–9 km per jam.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...

Pasar pangan murah menjangkau warga Jakarta

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...

Trisakti Bantu Warga Duri Kosambi Olah Sampah

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Megapolitan
Trisakti Bantu Warga Duri K...

Hari Santri Nasional

2 jam lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

2 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.