Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Anggota DPR Akan Disapu Bersih

📅 Rabu, 03 Sep 2025, 13:59 WIB | Oleh:
Anggota DPR Akan Disapu Bersih Doc: ant
Ket. ibu-ibu ingin sapu bersih

JAKARTA – Namanya kejengkelan rakyat kalau sudah ke ubun-ubun tak dapat ditahan lagi, apalagi pada diri ibu-ibu. Para ibu berunjuk rasa akan menyapu bersih anggota DPR. Mereka datang membawa banyak sapu sebagai simbol untuk menyapu bersih anggota DPR yang hanya mengejar tunjangan, sedikit-sedikit dijadikan duit. Setiap gerak harus dibayar (ada kunjungan kerja, ada rapat, ada ke luar negeri, anak istri, semua diduitin). Bikin malu saja masa minta beras!!!!!!

Selain membersihkan DPR, massa yang mengatasnamakan Aliansi Perempuan Indonesia membawa sapu lidi juga menjadi simbol bersih-bersih dari semua permasalahan dan bentuk kekerasan. Mereka meramaikan depan Gedung DPR/MPR di Jakarta, Rabu.

Selain membawa sapu lidi, mereka juga membentangkan poster yang bertuliskan sejumlah tuntutan serta menyampaikan orasi. Salah satu orator menyampaikan sapu lidi yang mereka bawa pada unjuk rasa tersebut merupakan simbol untuk menyapu seluruh penjahat demokrasi.

"Kita akan menyapu seluruh penjahat demokrasi. Kita akan menyapu segala bentuk kekerasan," kata orator tersebut. Massa juga menyoroti sejumlah ketimpangan antara rakyat dan para pejabat, terutama dalam hal pendapatan, mengingat pendapatan rakyat saat ini rata-rata masih di bawah upah minimum regional (UMR), terutama kaum perempuan.

Sementara itu, pendapatan anggota DPR, kata orator itu, rata-rata mencapai 32 kali lipat dari pendapatan rakyat, dan belum termasuk dengan tunjangan yang akan ditambahkan. Ini harus disapu bersih. "Bagaimana upah DPR yang selisihnya sangat jauh dari apa yang didapatkan oleh rakyat. Untuk itu, kita minta segera hentikan menghamburkan uang rakyat untuk kepentingan pribadi," seru orator tersebut. 

Puluhan massa yang mengatasnamakan Aliansi Perempuan Indonesia menggelar unjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR untuk menyampaikan kegelisahan mereka atas kebijakan pemerintah serta mengutuk tindakan represif. "Kita akan menunjukkan bahwa rakyat tidak bisa ditindas. Aksi kali ini menyuarakan bahwa protes adalah hak bagi rakyat," kata salah satu orator bernama Eka di Jakarta, Rabu.

Puluhan massa yang didominasi perempuan itu menyampaikan sejumlah kegelisahan mereka terhadap tindakan aparat saat mengamankan aksi unjuk rasa beberapa waktu lalu. Dalam orasinya, Eka juga menyampaikan sudah ada 10 korban meninggal dunia akibat tindakan represif aparat saat mengawal aksi demontrasi pada 25-31 Agustus 2025.

Untuk itu, massa minta agar pemerintah segera menghentikan tindakan represif terhadap rakyat, terlebih mengingat unjuk rasa merupakan bagian dari demokrasi. "Kita melihat bahwa sejak 25 Agustus, aksi yang dilakukan masyarakat begitu direspon represif aparat, dan ada 10 korban jiwa," ujar Eka. Hingga berita ini diturunkan, puluhan massa tersebut masih berorasi sambil membentangkan poster yang bertuliskan sejumlah tuntutan. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Megapolitan
Warga Bekasi Akan Dihibur B...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.