Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wali Kota Bogor dan Wamendagri Tinjau Rencana Akses Baru Batutulis

📅 Selasa, 02 Sep 2025, 19:00 WIB | Oleh:
Wali Kota Bogor dan Wamendagri Tinjau Rencana Akses Baru Batutulis Doc: kotabogor.go.id

BOGOR - Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim, bersama Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Bima Arya, pada Senin (1/9)meninjau jalur roda dua (R2) Batutulis di Jalan Saleh Danasasmita, Kota Bogor.

Peninjauan ini dilakukan usai keduanya bersama-sama memantau kondisi Kota Bogor. Mereka meninjau langsung titik calon akses baru yang saat ini masih dalam tahap proses administrasi dan perencanaan teknis.

Wali Kota Dedie Rachim menyampaikan bahwa jalur ini sangat strategis, bukan hanya untuk mengurai kepadatan lalu lintas, tetapi juga sebagai bagian dari upaya menata kawasan Batutulis.

“Alhamdulillah hari ini saya ajak beliau untuk meninjau lokasi calon akses baru Batutulis, yang sampai dengan saat ini masih berproses secara administrasi,” ucap dia.

Wali Kota Dedie Rachim menjelaskan bahwa saat ini, kebutuhan lahan untuk trase jalan diperkirakan mencapai 4.100 meter persegi. Selain itu, terdapat kendala teknis terkait sisa lahan milik warga yang tidak dapat dimanfaatkan kembali setelah dibelah jalan, sehingga membutuhkan kebijakan pembebasan menyeluruh.

Ia menambahkan, untuk merealisasikan rencana ini, diperlukan dukungan dari pemerintah pusat, mengingat keterbatasan fiskal daerah, terutama dalam hal pembiayaan lahan dan konstruksi.

“Tentu saja kami berharap dengan keberadaan beliau di pemerintah pusat, bisa membantu kemungkinan alternatif pembiayaan dari pusat. Atau dorong ke kementerian yang lain, sehingga akan lebih memudahkan untuk bisa diakses, barangkali ada alternatif pembiayaan,” ujar Wali Kota Dedie Rachim.

Di tempat yang sama, Wamendagri Bima Arya, menilai rencana pembukaan akses Batutulis merupakan contoh nyata perlunya kolaborasi lintas level pemerintahan.

“Saya minta diajak ke titik Batutulis, karena tempat ini membutuhkan penanganan kolaboratif antara kota, provinsi, dan pusat. Pemda tentu tidak bisa mencukupi semua kegiatan sendiri, maka perlu mencari sumber pendanaan alternatif,” ungkap dia.

Wamendagri Bima Arya menjelaskan bahwa kawasan Batutulis memiliki nilai strategis, baik dari sisi sejarah maupun akses vital masyarakat. Menurutnya, dukungan pendanaan pun sangat mungkin terbuka untuk membantu percepatan pembangunan kawasan Batutulis ini.

“Kami melihat Pemkot Bogor sudah melakukan antisipasi dengan membuka jalur sementara, namun ke depan rencana membuka akses permanen ini sangat ditunggu warga. Saya kira sangat terbuka kemungkinan mengajukan dukungan pendanaan dari kementerian maupun provinsi,” pungkas dia. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Sultan Oman dan PM Inggris ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.