- Home
-
- Luar Negeri
-
- Pemerintah China Yakini Pr...
Pemerintah China Yakini Presiden Prabowo Dapat Atasi Situasi di Indonesia
Selasa, 02 Sep 2025, 08:40 WIBBEIJING - Pemerintah China meyakini Presiden Prabowo Subianto dapat mengatasi situasi dalam negeri saat dirinya tidak dapat menghadiri dua undangan dari Presiden Xi Jinping.
Dua acara tersebut adalah Konferensi Tingkat Tinggi Shanghai Cooperation Organization (KTT SCO) pada 31 Agustus - 1 September dan parade militer peringatan 80 tahun kemenangan dalam Perang Rakyat China Melawan Agresi Jepang dan Perang Dunia Anti-Fasis pada 3 September 2025.
"Kami memperhatikan perkembangan terbaru di Indonesia dan yakin bahwa di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, pemerintah Indonesia memiliki kemampuan untuk menangani situasi domestik dengan baik dan memulihkan stabilitas sesegera mungkin," kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Guo Jiakun dalam konferensi pers di Beijing pada Senin (1/9).
Karena presiden tidak bisa menghadiri dua acara tersebut, maka Menteri Luar Negeri Sugiono menggantikan Prabowo untuk berkunjung ke China.
"China memahami dan menghormati keputusan pemerintah Indonesia, mengingat kebutuhan domestiknya, terkait partisipasi dalam KTT SCO Tianjin dan peringatan 80 tahun kemenangan Perang Perlawanan Rakyat China Melawan Agresi Jepang dan Perang Anti-Fasis Dunia," tambah Guo Jiakun.
Namun, Guo Jiakun juga berharap pemerintah Indonesia dapat melindungi aset maupun warga negara China di Indonesia.
"China berharap Indonesia akan mengambil langkah-langkah efektif untuk memastikan keselamatan dan keamanan institusi serta personel China di Indonesia," ungkap Guo Jiakun.
Pemerintah China, kata Guo Jiakun, menyambut Menteri Luar Negeri Sugiono untuk menghadiri KTT dan acara-acara peringatan tersebut sebagai perwakilan Presiden Prabowo.
Menlu Sugiono sendiri sudah bertemu langsung dengan Presiden Xi Jinping dalam KTT SCO "Plus" di Tianjin dan menyampaikan permintaan maaf Presiden Prabowo.
"Kami mengucapkan terima kasih dan permintaan maaf juga karena Presiden Prabowo tidak bisa hadir pada 'SCO Summit Plus' pada sore hari ini dan tadi juga saya menyampaikan langsung kepada Presiden Xi Jinping," kata Menlu Sugiono kepada ANTARA di Tianjin Meijiang International Convention and Exhibition Center, kota Tianjin, China pada Senin (1/9) malam.
Menlu Sugiono mengatakan ia mewakili Presiden Prabowo untuk hadir di SCO Plus Summit sebagai undangan dari Presiden Xi Jinping yang juga ketua bergilir dari SCO.
"Tadi kami menyampaikan ucapan terima kasih atas undangan yang disampaikan, kemudian terima kasih juga atas sambutan yang diberikan oleh pemerintah Tiongkok dalam hal ini oleh Presiden Xi Jinping," ungkap Menlu.
Dalam sesi pleno KTT SCO "Plus", Menlu Sugiono mengatakan bahwa ada banyak kesamaan dari sisi semangat dalam SCO dan Konferensi Asia Afrika di Bandung pada 1955.
"Kita sama-sama ingin menciptakan suatu dunia yang multilateral, yang inklusif, di mana semuanya memiliki kesempatan yang sama, semuanya berinteraksi berdasarkan kepentingan yang sama, 'common ground' yang bisa kita miliki dan menghindari hal-hal yang sifatnya kompetisi dan lebih memilih kolaborasi," tambah Menlu.
Menlu Sugiono juga mengatakan ia sudah bertemu dengan Menteri Luar Negeri China Wang Yi untuk menyampaikan permohonan maaf tersebut sekaligus menyampaikan surat dari Presiden kepada Presiden Xi Jinping.
- Presiden Prabowo
- Pemerintah China
- Situasi di Indonesia
Redaktur: Sriyono
Penulis: Sriyono
Berita Terkait:
-
Aliansi Pedagang Pasar Sampaikan Aspirasi Revitalisasi ke Pemprov DKI
-
5 Tahun Dikeluhkan Warga! Pemkot Jaksel Bakal Tertibkan Kabel Semrawut di Kuningan Barat!
-
Dinas Sosial Kabupaten Sigi Pastikan Bansos untuk Lansia Sudah Tepat Sasaran
-
Gandeng Ahli Dunia, Kemenhub Pertajam Navigasi Perairan Indonesia Demi Nol Kecelakaan
-
160 Penarik Becak Lansia di Kota Bogor Terima Bantuan Becak Listrik dari Presiden Prabowo
-
Asian Games 2026 di Jepang Berakhir: Rekor, Kontroversi, dan Hujan Mewarnai Pesta Olahraga Asia
-
Presiden Prabowo Gelar Sidang Kabinet Paripurna, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Belum Terlihat Kedatangannya di Istana
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.