Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dinas KPKP DKI Jakarta: Ketersediaan Pangan Aman, Masyarakat Diimbau Tak ‘Panic Buying’

📅 Selasa, 02 Sep 2025, 14:40 WIB | Oleh:
Dinas KPKP DKI Jakarta: Ketersediaan Pangan Aman, Masyarakat Diimbau Tak ‘Panic Buying’ Doc: Istimewa

JAKARTA - Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta, Hasudungan Sidabalok mengimbau masyarakat agar tidak melakukan panic buying menyusul aksi unjuk rasa yang terjadi di Jakarta dalam beberapa hari terakhir.

Ia menjamin stok pangan strategis di Jakarta, seperti beras, daging, dan telur dalam kondisi aman dan mencukupi hingga dua bulan ke depan.

"Masyarakat tidak perlu panic buying. Karena kami dari Pemerintah DKI menjamin bahwa ketersediaan pangan kita itu cukup untuk dua bulan kemudian. Dan stoknya juga memadai," ujar Hasudungan di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (1/9).

Hasudungan menjelaskan, stok beras di Jakarta saat ini mencapai 303.297 ton, sedangkan kebutuhannya diperkirakan 156.745 ton. Begitu pula dengan daging sapi, di mana stoknya mencapai 40.418 ton dan kebutuhannya hanya 11.999 ton. Sementara itu, stok daging ayam mencapai 74.940 ton melebihi kebutuhan yang sebesar 30.176 ton.

Untuk ketersediaan telur ayam mencapai 21.478 ton, sedangkan kebutuhannya sebesar 19.525 ton. Stok cabai merah keriting 10.641 ton, lebih banyak dibandingkan kebutuhannya yang sebanyak 5.595 ton.

Kemudian, stok bawang merah 8.688 ton dan kebutuhannya sebanyak 4.677 ton. Stok bawang putih 8.728 ton melampaui kebutuhannya 3.814 ton.

"Jadi, semuanya dalam keadaan kondisi cukup," kata dia.

Terkait distribusi pangan subsidi, Hasudungan memastikan seluruh 213 gerai pelayanan KJP kini telah beroperasi normal. Dua gerai yakni di Pasar Senen dan Poncol yang sempat ditutup karena terdampak unjuk rasa kini telah kembali dibuka.

"Titik-titik pangan subsidi yang terdampak unjuk rasa ada dua yang kita tutup. Tapi sekarang semuanya sudah terbuka. Jadi, ada 213 gerai untuk penukaran pangan subsidi," kata Hasudungan.

Hasudungan juga menyampaikan pihaknya telah menyiapkan antisipasi jika kembali terjadi unjuk rasa di Jakarta. Meskipun begitu, ia memastikan ketersediaan pangan di ibu kota masih aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Nasional
BMKG Peringatkan Potensi Ge...
Advertisement
Kepala Bapanas: Pemerintah Tak Beri Ruang Bagi Mafia Beras

Kepala Bapanas: Pemerintah Tak Beri Ruang Bagi Mafia Beras

22 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.