Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Jayapura Evaluasi Program Kerja 19 Distrik

3 Senin, 01 Sep 2025, 21:42 WIB | Oleh:
Pemkab Jayapura Evaluasi Program Kerja 19 Distrik Pemkab Jayapura Evaluasi Program Kerja 19 Distrik Doc: ANTARA/Agustina Estevani Janggo
Ket. Bupati Jayapura Yunus Wonda (kedua dari kanan) dan Wakil Bupati Jayapura Haris Richard Yocku (kanan) bersama para kepala distrik, usai rapat koordinasi dan evaluasi program distrik, di Kantor Bupati Jayapura, pada Senin (1/9).

Sentani -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura, Provinsi Papua melaksanakan rapat koordinasi dan evaluasi program kerja 19 distrik di daerah ini sebagai upaya memperkuat perencanaan pembangunan tahun depan.

Bupati Jayapura Yunus Wonda usai rapat koordinasi dan evaluasi tingkat distrik 2025 di Aula Lantai II Kantor Bupati Jayapura di Sentani, Senin, mengatakan koordinasi dan evaluasi ini menekankan pentingnya sinkronisasi antara kebutuhan masyarakat dan kebijakan daerah.

"Jadi hari ini kita melakukan rapat koordinasi dan evaluasi dengan menghadirkan para kepala distrik guna memaparkan capaian, kendala, serta usulan pembangunan," katanya.

Dia menekankan terkait dengan perencanaan pembangunan di distrik lebih terarah dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat di kampung-kampung.

"Kami ingin agar semua distrik dapat menyampaikan semua capaian, kendala dan rencana sehingga arah pembangunan lebih terarah," ujarnya.

Dia menjelaskan evaluasi ini juga menjadi dasar bagi pemerintah daerah dalam menyusun program prioritas ke depan dan beberapa usulan yang muncul dari masyarakat mencakup pembangunan jalan, jembatan, perumahan, serta perbaikan fasilitas pendidikan.

"Kami menerima banyak aspirasi masyarakat, misalnya perbaikan jembatan, pembangunan sekolah hingga kebutuhan perumahan, untuk itu semua kepala distrik wajib menindaklanjuti dan memastikan usulan itu masuk dalam musyawarah perencanaan pembangunan," katanya.

Dia menambahkan pelibatan kepala distrik dalam evaluasi menjadi bagian penting untuk memperkuat koordinasi. Pemerintah daerah tidak ingin ada program yang tumpang tindih sehingga setiap kegiatan pembangunan bisa memberikan hasil maksimal bagi masyarakat.

"Kami tegaskan, program kerja harus sesuai prioritas dan kebutuhan rill masyarakat. Jangan sampai ada program berjalan tanpa menyentuh kepentingan utama warga di kampung-kampung," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Ekonomi
Rupiah Hari Ini Tertekan, P...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Mabes Polri Belum Beri Penjelasan Isu Penangkapan Jenderal dan Petinggi Polri lainnya   

Mabes Polri Belum Beri Penjelasan Isu Penangkapan Jenderal dan Petinggi Polri lainnya  

03 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.