Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

WNA Asal Spanyol Diduga Jadi Korban Pembunuhan di Mataram, NTB

📅 Minggu, 31 Agu 2025, 13:23 WIB | Oleh:
WNA Asal Spanyol Diduga Jadi Korban Pembunuhan di Mataram, NTB Doc: antara foto
Ket. Evakuasi jenazah WNA asal Spanyol di Mataram, NTB

MATARAM - Kepolisian Resor (Polres) Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), mengevakuasi jenazah warga negara asing (WNA) asal Spanyol berinisial MMMC (73), yang diduga menjadi korban pembunuhan, ke Rumah Sakit Bhayangkara, Mataram.

“Kami bawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk pemeriksaan lebih lanjut," kata Kepala Polres Lombok Barat Ajun Komisaris Besar Polisi Yasmara Harahap melalui pernyataan yang diterima di Mataram, Minggu (31/8).

Jenazah korban ditemukan pada Sabtu (29/8) malam di pesisir pantai wilayah Senggigi, Kabupaten Lombok Barat, tepatnya di bawah tikungan tanjakan Cafe Alberto.

Yasmara menerangkan bahwa korban dilaporkan hilang ke pihak kepolisian pada 5 Agustus 2025. Dari laporan itu, korban hilang pada 2 Agustus 2025 dalam posisi terakhir menginap di Hotel Bumi Aditya, Dusun Loco, Desa Senggigi.

Pelapor menjelaskan dasar pelaporan ke polisi itu setelah menaruh curiga dengan bahasa dari balasan pesan korban melalui telepon seluler yang tidak seperti biasanya.

Pelapor mencurigai yang membalas tersebut bukan MMMC, melainkan orang lain. Tindak lanjut laporan, kepolisian melakukan serangkaian penyelidikan di lapangan dan melacak telepon seluler korban.

Berangkat dari pelacakan ponsel, polisi mengamankan dua orang yang diduga sebagai pelaku pembunuhan, berinisial SU (34) dan HR (30), warga Dusun Loco, Desa Senggigi, Kecamatan Batulayar.

"SU ditangkap saat menjenguk keluarganya di RSUD Kota Mataram, sedangkan HR diamankan di rumahnya di Dusun Loco," ucapnya.

Atas pengungkapan kasus ini, kepolisian menangani kasus ini dengan mengarah pada dugaan pelanggaran Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dan/atau Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dan/atau Pasal 365 ayat 4 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan kematian.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.