Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

UMKM Dapat Dukungan Penuh dari Kementerian BUMN untuk Tumbuh dan Berkembang

📅 Minggu, 31 Agu 2025, 12:02 WIB | Oleh: Tim Penulis
UMKM Dapat Dukungan Penuh dari Kementerian BUMN untuk Tumbuh dan Berkembang Doc: Antara Foto
Ket. Penyelenggaraan kegiatan Sarinah Pandu yang melibatkan UMKM binaan dari delapan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di Lombok, Nusa Tenggara Barat,

Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terus mendorong pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar lebih berdaya sehingga mampu naik kelas.

Asisten Deputi Bidang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Kementerian BUMN Eddy Eko Cahyono, menyampaikan bahwa program "Sarinah Pandu - Asah, Asih, Asuh" yang berlangsung di Hotel Santika, Mataram, Lombok, dapat menjadi sebuah awal agar UMKM terus bergerak lebih maju.

"Kami menyadari bahwa kesempurnaan tidak langsung tercapai di awal, perlu langkah-langkah berkelanjutan yang terus disempurnakan, untuk memberi manfaat optimal bagi UMKM. Kami juga mengapresiasi kontribusi Sarinah bersama delapan BUMN kolaborator, serta para pelaku UMKM yang telah meluangkan waktunya untuk mengikuti sesi pelatihan ini," ujar Eddy dalam keterangan di Jakarta, Minggu.

Anggota holding BUMN PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero), PT Sarinah menyebut program ini diikuti oleh 96 pelaku UMKM binaan dari delapan BUMN kolaborator, dengan tujuan memberikan pendampingan menyeluruh agar para pelaku usaha siap bersaing di pasar yang lebih luas, baik nasional maupun global.

Direktur Utama PT Sarinah Raisha Syarfuan menekankan bahwa inisiatif ini selaras dengan transformasi Sarinah sebagai cultural experience center dan etalase utama produk lokal terkurasi.

Menurutnya, Sarinah bukan sekadar pusat perbelanjaan, tetapi rumah bagi produk lokal yang terkurasi dengan standar kualitas tinggi.

"Kami memiliki misi untuk terus memberdayakan pelaku usaha yang berakar pada budaya, terutama UMKM, sebagai pembawa identitas bangsa. Melalui Sarinah Pandu, kami ingin menciptakan UMKM yang tangguh, inovatif, dan berdaya saing global," kata Raisha.

Selama kegiatan berlangsung, para peserta mendapatkan rangkaian pelatihan intensif yang dipandu oleh Maria Herijanti, seorang profesional berpengalaman lebih dari 25 tahun di bidang manajemen komersial, distribusi, strategi pemasaran, dan pengembangan SDM.

Materi pelatihan mencakup aspek penting yang dibutuhkan UMKM saat ini, mulai dari bagaimana mengurus legalitas usaha seperti Nomor Induk Berusaha, sertifikasi halal, hingga registrasi BPOM, dilanjutkan dengan pemahaman mendalam tentang digitalisasi untuk memperluas jangkauan pasar.

Para peserta juga dibekali keterampilan dalam mengelola keuangan dan akuntansi, strategi pengembangan produk dan inovasi, serta teknik pemasaran dan branding agar produk mereka semakin unggul di mata konsumen.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
Parah, Ombudsman RI Temukan Gangguan Layanan BBM di 11 Provinsi

Parah, Ombudsman RI Temukan Gangguan Layanan BBM di 11 Provinsi

14 Oct 2026
Pilihan Pembaca
# 8
# 8
Rupiah Masih Rentan - 14 Oktober 2026
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.