Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tanah Laut Terbangkan 900 Layangan Tradisional Pecahkan Rekor MURI

📅 Minggu, 31 Agu 2025, 17:27 WIB | Oleh:
Tanah Laut Terbangkan 900 Layangan Tradisional Pecahkan Rekor MURI Doc: ANTARA/Tumpal Andani Aritonang
Ket. Salah satu peserta mengangkat layang-layang raksasa sebelum diterbangkan pada kegiatan Festival Layang-Layang Dandang 2025 di Pantai Batakan Baru, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, Minggu (31/8).

TANAH LAUT, KALSEL - Kabupaten Tanah Laut, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menerbangkan sebanyak 900 layang-layang tradisional besar (Dandang) dengan memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).

“Target panitia hanya 500 layang-layang, ternyata peserta mencapai 900 saat penutupan pendaftaran. Ini adalah yang terbanyak di Indonesia bahkan di dunia,” kata Bupati Tanah Laut Rahmat Trianto usai pembukaan Festival Layang-Layang Dandang 2025 di Pantai Batakan Baru, Tanah Laut, Minggu (31/8).

Rahmat bersyukur karena daerah ini mampu memecahkan rekor MURI tersebut bertepatan dengan momentum peringatan HUT ke-80 RI.

“Festival layang-layang ini bukan hanya seni dan budaya. Kegiatan ini adalah komitmen pemerintah daerah untuk meningkatkan potensi pariwisata daerah,” ujar dia.

Dalam upaya melestarikan budaya tradisional ini, ratusan layang-layang diterbangkan dengan berbagai jenis dan ukuran.

20250831172514_IMG_9434.jpeg

Salah satu tim peserta menyiapkan layang-layang raksasa sebelum diterbangkan pada kegiatan Festival Layang-Layang Dandang 2025 di Pantai Batakan Baru, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, Minggu (31/8). Antara/Tumpal Andani Aritonang

Rahmat menyebut para peserta berasal dari 13 kabupaten/kota se-Kalsel, Jakarta, Banten, Jawa Barat, Yogyakarta, hingga dari mancanegara dari Malaysia, Singapura, dan Prancis.

Ia berharap kegiatan yang dilaksanakan Dinas Pariwisata Tanah Laut ini dapat meningkatkan ekonomi masyarakat setempat, khususnya pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Rahmat juga berkomitmen akan menggelar agenda serupa untuk mencatat rekor lebih banyak hingga mencapai ribuan layang-layang jika dibutuhkan.

Setelah pembukaan festival, perwakilan MURI dari Jakarta melakukan validasi data jumlah layang-layang pada kegiatan tersebut. Selanjutnya menginput dan mengesahkan rekor MURI itu pada saat penutupan sore hari ini.

Selain rekor MURI, ratusan peserta festival layangan itu juga dipilih sebanyak 15 peserta terbaik yang memenangkan lomba untuk diberikan hadiah dan penghargaan. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Daerah
Bantul Raih TPAKD Award 202...
Megapolitan
Jakarta Kota Sinema Makin K...
Megapolitan
Usaha Pembangunan Jaya Jika...
Megapolitan
Dinkes: Ratusan Warga "Serp...
Nasional
Kemenbud Targetkan 7.000 Ca...
Megapolitan
DPRD dan Pemkot Bogor Berha...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.