Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Penataan Pasar Godean Disepakati, Pemkab Sleman Gandeng Paguyuban Pedagang

📅 Jumat, 29 Agu 2025, 10:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Penataan Pasar Godean Disepakati, Pemkab Sleman Gandeng Paguyuban Pedagang Doc: Antara Foto
Ket. Bupati Sleman Harda Kiswaya melakukan penandatanganan kesepakatan penataan dengan Paguyuban Pedagang Pasar Godean di Bappeda Kabupaten Sleman

Pemerintah Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, bersama paguyuban pedagang Pasar Godean mencapai kesepakatan terkait penataan Pasar Godean.

Kesepakatan tersebut dituangkan dalam penandatanganan nota kesepakatan di Aula Kantor Bappeda Kabupaten Sleman, Kamis.

Hadir dalam kesempatan tersebut Bupati Sleman Harda Kiswaya beserta jajaran pejabat di lingkungan Pemkab Sleman dan Forkopimda Kabupaten Sleman.

Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Sleman Aris Herbandang mengatakan kesepakatan telah dicapai bersama 11 kelompok komoditas pedagang.

Menurut dia, proses ini merupakan hasil musyawarah panjang yang mengakomodasi kepentingan pedagang sekaligus kebutuhan penataan pasar yang lebih tertib.

"Penataan ini tidak hanya memindahkan lokasi berdagang, tetapi juga memastikan kenyamanan, keteraturan dan keberlanjutan aktivitas ekonomi di Pasar Godean," katanya.

Ia mengatakan dalam kesepakatan tersebut, terdapat sejumlah poin yang di antaranya menyepakati pedagang kuliner belut bergabung dengan kelompok makanan kering, sementara pedagang kelontong ditempatkan di lantai 2 dan 3 Pasar Induk Godean.

"Penataan akan dilakukan melalui mekanisme pengundian agar setiap pedagang mendapat kesempatan yang adil," katanya.

Bupati Sleman Harda Kiswaya mengatakan dengan adanya kesepakatan bersama, diharapkan penataan Pasar Godean dapat berjalan lancar dengan dukungan penuh dari para pedagang dan masyarakat.

Ia menegaskan bahwa tujuan utama dari kebijakan ini adalah menciptakan pasar yang lebih tertib, nyaman dan memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi warga Sleman.

"Jika semua dijalankan dengan semangat kebersamaan dan kesepakatan yang baik, Pasar Godean akan menjadi pasar yang 'gemah ripah loh jinawi', membawa keberkahan bagi pedagang maupun masyarakat," katanya.

Harda juga menegaskan pentingnya dukungan pedagang dalam proses penataan, terutama terkait pengaturan parkir.

"Parkir harus terpusat di area yang sudah disiapkan agar tidak menimbulkan kemacetan di depan pasar. Hal ini perlu dipahami bersama demi kelancaran," katanya.

Ia juga berpesan agar para pedagang tetap menjaga komunikasi dan solidaritas agar proses penataan berjalan lancar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Polri Gelar Upacara Serah Terima Panji Tribrata

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Polri Gelar Upacara Serah T...
Megapolitan
Gubernur DKI Cek Pelayanan ...
Olahraga
Persiapan Atlet Balap Seped...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.