Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BMKG Prakirakan Sebagian Besar Wilayah Indonesia Diguyur Hujan, Waspadai Angin Kencang dan Kilat

📅 Jumat, 29 Agu 2025, 08:20 WIB | Oleh:
BMKG Prakirakan Sebagian Besar Wilayah Indonesia Diguyur Hujan, Waspadai Angin Kencang dan Kilat Doc: antara foto
Ket. Ilustrasi pengendara sepeda motor menerabas hujan yang tengah mengguyur.

JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini berupa potensi hujan ringan, sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat dan angin kencang di sebagian besar wilayah Indonesia pada Jumat (29/8).

Dikutip dari laman resmi BMKG di Jakarta, prakirawan Apdillah Akbar mengemukakan secara umum daerah konvergensi memanjang di Papua Pegunungan hingga Papua Barat, perairan barat Lampung hingga Sumatera Barat, perairan Kepulauan Riau, perairan selatan Kalimantan Selatan, Laut Sulawesi, Laut Timor, Laut Banda, Laut Andaman, Laut China Selatan, dan Laut Jawa.

Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sepanjang daerah yang dilewati konvergensi atau konfluensi.

Oleh karena itu, pihaknya memprakirakan beberapa kota besar akan berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang, di antaranya Bandung, Banjarmasin, Mamuju, dan Merauke.

Sementara itu, beberapa kota besar lainnya akan mengalami hujan ringan hingga sedang, yaitu Medan, Bengkulu, Palembang, Pangkal Pinang, Bandar Lampung, Serang, Semarang, Yogyakarta, Pontianak, Tanjung Selor, Samarinda, Palangka Raya, Gorontalo, Palu, Ternate, Sorong, Nabire, Jayapura, dan Jayawijaya.

Adapun beberapa kota besar yang lain diprakirakan hanya akan mengalami kondisi berawan pada hari ini, di antaranya Banda Aceh, Padang, Pekanbaru, Tanjung Pinang, Jambi, Jakarta, Surabaya, Kupang, Denpasar, Mataram, Manado, Kendari, Makassar, Ambon, dan Manokwari.

Untuk prakiraan tinggi gelombang air laut di wilayah Indonesia, BMKG memprakirakan umumnya berada di kisaran 0,5 hingga 2,5 meter, sementara gelombang tinggi lebih dari 2,5 m hingga 4 meter berpotensi terjadi di perairan Samudra Hindia barat Kepulauan Mentawai hingga Lampung, Selat Sunda bagian selatan, dan Samudra Hindia selatan Jawa.

Pihaknya juga mengimbau masyarakat agar mewaspadai potensi banjir rob di pesisir Daerah Istimewa Yogyakarta dan Maluku.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
Nasional
PLN Sukses Amankan Pasokan ...
Nasional
SKK Migas Umumkan Kurangi E...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Membanggakan! Dua Perempuan Indonesia Jadi Juara Dunia Kewirausahaan Sosial, Apa Rahasia Mereka?

Membanggakan! Dua Perempuan Indonesia Jadi Juara Dunia Kewirausahaan Sosial, Apa Rahasia Mereka?

24 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.