Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Presiden Prabowo: Pemerintahan yang Bersih dan Adil Kunci Capai Kesejahteraan Rakyat

📅 Kamis, 28 Agu 2025, 14:45 WIB | Oleh:
Presiden Prabowo: Pemerintahan yang Bersih dan Adil Kunci Capai Kesejahteraan Rakyat Doc: antara foto
Ket. Presiden Prabowo Subianto saat pidato arahan saat membuka Apkasi Otonomi Expo 2025 di ICE BSD, Tangerang, Banten, Kamis (28/8).

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto ingatkan agar para kepala daerah bahwa pemerintahan yang bersih dan adil merupakan kunci utama tercapainya kesejahteraan rakyat dan keberhasilan pembangunan bangsa.

"Tidak ada rakyat yang bahagia dan sejahtera tanpa pemerintah yang bersih dan adil,” kata Prabowo dalam pidato arahan saat membuka Apkasi Otonomi Expo 2025 di ICE BSD, Tangerang, Banten, Kamis (28/8).

Prabowo menyebut bupati, wali kota, camat, hingga kepala desa adalah pemimpin yang paling dekat dengan masyarakat, sehingga mereka seharusnya paling memahami denyut nadi dan kesulitan rakyat.

Presiden mengingatkan sejarah menunjukkan hubungan erat antara kekuatan negara, kesejahteraan rakyat, dan integritas pemerintahan. Menurutnya, tidak ada kemakmuran tanpa pemerintah yang bersih dan adil.

Kepala negara juga menekankan pentingnya kesetiaan kepala daerah kepada rakyat, tanah air, dan nilai kebangsaan. Prabowo mengatakan kepemimpinan yang baik harus diwujudkan melalui tata kelola yang adil.

“Kalau saudara mau menjadi bupati yang benar dan baik, saudara harus menjalankan pemerintah yang bersih dan adil,” ujarnya.

Prabowo menambahkan prinsip tersebut berlaku di semua tingkatan pemerintahan. Kepala Negara menegaskan sebagai Presiden yang dipilih dan disumpah rakyat, dirinya juga wajib menjaga Undang-Undang Dasar serta menegakkan pemerintahan yang bersih dan adil.

"Saya harus menegakkan pemerintah yang bersih dan adil ini adalah kewajiban saya dan kewajiban semua Bupati-bupati, walikota dan camat-camat, dan kepala desa dan lurah. Kalau tidak kita tidak akan menjadi negara yang berhasil, kita tidak akan menjadi negara yang berhasil, tidak mungkin ada kemakmuran," ujarnya.

Presiden mengingatkan bahwa korupsi dalam pemerintahan akan menghambat terciptanya kemakmuran rakyat. Oleh karena itu, setiap pemimpin diminta berani mengoreksi diri demi mewujudkan negara yang berhasil.

"Pemerintah yang korup tidak mungkin membawa kemakmuran kepada rakyat. Kita sudah lama jadi orang Indonesia, entah partai mana, kita harus berani mengoreksi diri kita. Kita harus berani," ujar Prabowo.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah thats right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Gen Z Jakarta Harus Banyak ...

Pemerintah Kota Bogor Lanjutkan Penertiban 516 Angkot

58 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Megapolitan
Pemerintah Kota Bogor Lanju...
Luar Negeri
Indonesia Usul MoU Kemitraa...
Olahraga
Akankah Lahir Sejarah di St...
Daerah
Dukung Pariwisata, DAMRI Bu...
Rona
Winter aespa Kena Herpes Zo...
Daerah
BPBD Parimo Distribusi 32 R...
Advertisement
Daftar Terakhir Perolehan Medali Asian Games 2026: Indonesia Posisi ke-16

Daftar Terakhir Perolehan Medali Asian Games 2026: Indonesia Posisi ke-16

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.