Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pakar UMY: Kementerian Haji dan Umrah Harus Fokus pada Perbaikan Layanan Jamaah

📅 Kamis, 28 Agu 2025, 20:58 WIB | Oleh:
Pakar UMY: Kementerian Haji dan Umrah Harus Fokus pada Perbaikan Layanan Jamaah Doc: Dok. Antara

Yogyakarta — Pakar Ilmu Pemerintahan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Prof Dyah Mutiarin, menilai pembentukan Kementerian Haji dan Umrah hasil transformasi dari Badan Penyelenggara (BP) Haji harus segera diikuti dengan perbaikan layanan bagi jamaah.

“Kita berharap ada perbaikan dalam pelayanan kepada jamaah yang selama ini masih menyisakan sejumlah persoalan,” ujarnya di Yogyakarta, Kamis (28/8).

Mutiarin mengingatkan, pembentukan kementerian baru membutuhkan alokasi anggaran yang besar, mulai dari struktur menteri, wakil menteri, hingga perangkat birokrasi pendukung. Kondisi ini, menurutnya, berpotensi kontradiktif dengan semangat efisiensi yang selama ini digaungkan pemerintah.

“Proliferasi organisasi biasanya sulit sejalan dengan upaya efisiensi. Justru efisiensi dicapai dengan perampingan struktur, bukan penambahan,” tegasnya.

Ia juga menilai, keputusan pembentukan Kementerian Haji dan Umrah lebih banyak dipengaruhi pertimbangan politik dibandingkan alasan teknokratis. “Kalau kita lihat, jumlah kementerian di era Presiden Prabowo sudah cukup besar, bahkan melebihi pemerintahan sebelumnya. Apalagi ada penambahan kementerian di tengah jalan. Tentu ada pertimbangan politik di balik keputusan tersebut,” kata Mutiarin.

Meski demikian, ia menekankan bahwa kementerian baru ini harus mampu menjawab berbagai persoalan klasik dalam penyelenggaraan haji. Mulai dari praktik penipuan, lemahnya pengawasan, hingga peningkatan kualitas layanan transportasi, katering, dan kesehatan jamaah.

“Karena sudah dibentuk, kementerian ini harus bisa memberikan jawaban atas berbagai persoalan haji dan umrah, bukan justru menambah masalah baru,” pungkasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Olahraga
Fitriani/Fadona melaju ke f...
Rona
7 Drama Korea Baru Wajib Di...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.