Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemkomdigi Perkuat Jaringan Internet dan Komunikasi Publik untuk Dukung Sekolah Rakyat

📅 Kamis, 28 Agu 2025, 13:40 WIB | Oleh:
Kemkomdigi Perkuat Jaringan Internet dan Komunikasi Publik untuk Dukung Sekolah Rakyat Doc: antara foto
Ket. Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Angga Raka Prabowo

JAKARTA - Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) memberikan dukungan terhadap pengembangan Program Sekolah Rakyat yang menjadi mandat langsung Presiden Prabowo Subianto kepada Kementerian Sosial (Kemensos), melalui langkah penguatan jaringan internet dan komunikasi publik dengan memanfaatkan kanal digital.

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Angga Raka Prabowo mengatakan bahwa Sekolah Rakyat merepresentasikan integrasi berbagai program pengentasan kemiskinan.

“Sekolah Rakyat adalah miniatur program integratif. Orang tuanya diberdayakan, rumahnya diperbaiki, masuk ke koperasi desa, anak dan keluarganya mendapat layanan kesehatan. Semua aspek disentuh,” kata Angga dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (28/8).

Untuk memastikan Program Sekolah Rakyat berjalan optimal, Angga menekankan dukungan infrastruktur jaringan internet, khususnya di wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T).

“Kita akan minta data lokasi Sekolah Rakyat. Dari sana bisa dilihat siapa yang sudah memiliki jaringan, siapa yang belum. Komdigi siap bantu memastikan konektivitasnya,” tegasnya.

Selain infrastruktur, Kementerian Komdigi juga akan memperkuat komunikasi publik dengan memanfaatkan kanal digital agar masyarakat luas mengetahui manfaat Sekolah Rakyat.

“Saya melihat langsung di Bogor, ada anak pemulung yang bisa sekolah di Sekolah Rakyat. Kisah seperti ini harus diketahui publik, karena inilah wajah nyata program Presiden untuk wong cilik,” tutur Angga.

Sekretaris Jenderal Kemkomdigi Ismail menyebutkan lima bentuk dukungan digitalisasi Komdigi untuk Sekolah Rakyat, mencakup penyediaan jaringan internet, penguatan komunikasi publik, integrasi platform dan aplikasi digital, pelatihan digital untuk guru Sekolah Rakyat, serta pemanfaatan pusat data nasional untuk pengelolaan data program.

“Kami punya jaringan ekosistem digital, termasuk startup (perusahaan rintisan) dan platform yang bisa dilibatkan. Jika ada kebutuhan data, Komdigi sudah menyiapkan program pusat data nasional untuk mendukung Sekolah Rakyat,” ujar Ismail.

Dengan dukungan digitalisasi, Kemkomdigi berharap Sekolah Rakyat menjadi sekolah alternatif bagi masyarakat miskin sekaligus gerakan digital inklusif untuk pengentasan kemiskinan.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf menjelaskan Sekolah Rakyat dibangun atas tiga kunci utama yang diarahkan Presiden Prabowo Subianto, yakni memuliakan wong cilik, menjangkau yang belum terjangkau, dan memungkinkan yang tidak mungkin.

“Dengan Sekolah Rakyat, mimpi-mimpi mereka terbuka. Mereka yang putus asa kini kembali punya harapan, melahirkan pemungkin-pemungkin baru. Presiden menegaskan agar kita melihat yang tidak tampak, yang grassroot, yang nyaris tidak terdengar,” jelasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Polri Gelar Upacara Serah Terima Panji Tribrata

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Polri Gelar Upacara Serah T...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.