Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wamenparekraf Dorong Festival Sandeq Silumba Go Internasional

📅 Rabu, 27 Agu 2025, 18:44 WIB | Oleh:
Wamenparekraf Dorong Festival Sandeq Silumba Go Internasional Doc: ANTARA/HO-Kementerian Pariwisata
Ket. Ilustrasi para passandeq, pelayar yang mengemudikan perahu sandeq dari Polewali Mandar, Majene, dan Mamuju, di Mamuju, Sulawesi Barat, Selasa (26/8).

JAKARTA - Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa mendorong Festival Sandeq Silumba asal Sulawesi Barat dipromosikan lebih masif hingga ke tingkat global. Menurutnya, perahu layar tradisional Mandar bukan sekadar warisan budaya maritim, melainkan identitas yang layak dikenal dunia.

“Ini adalah identitas, ini adalah budaya, ini adalah jati diri dari masyarakat Mandar, Sulawesi Barat yang harus kita jaga, harus kita lestarikan. Tapi yang paling penting adalah bagaimana kita harus membuat budaya ini, identitas ini bisa punya nama, bisa dikenal, dan kemudian bisa menjadi atau membuat orang lain ingin mengenal lebih jauh sampai datang," kata Ni Luh dalam keterangan resminya di Jakarta, Rabu.

Dalam kunjungannya ke Mamuju, Sulawesi Barat, Selasa (26/8), Ni Luh menjelaskan Festival Sandeq Silumba yang berlangsung pada 21-26 Agustus 2025 adalah sebuah kompetisi perahu layar tradisional khas suku Mandar.

Lebih dari sekadar sarana transportasi, sandeq telah menjadi warisan budaya maritim, sebuah identitas dan kehormatan masyarakat Mandar, Sulawesi Barat. Walau tanpa mesin, sandeq mampu berlayar melawan arah angin dengan kecepatan mencapai 15-20 knot.

Laut bagi masyarakat Mandar bukan hanya sumber penghidupan tapi juga ruang spiritual. Maka dari itu, pelayaran sandeq kerap diiringi ritual-ritual adat untuk keselamatan.

"Ini mencerminkan kepercayaan dan kearifan lokal yang menghormati alam sebagai sesuatu yang sakral mengenai perjalanan hidup," ujarnya.

Nama Sandeq dalam bahasa Mandar berarti runcing, merujuk pada bentuk haluannya yang tajam dan lancip berarti ketegasan dalam tujuan hidup. Bentuknya seperti sayap perisai, kelincahan dan desainnya yang aerodinamis, serta layar yang terbuka melambangkan keterbukaan terhadap perubahan dan tantangan.

Makna yang terkandung di dalam sandeq inilah yang menjadi unique selling point dan membuat Festival Sandeq Silumba semakin menarik untuk diselami lebih dalam.

Dengan demikian, Kementerian Pariwisata siap menggalakkan promosi Festival Sandeq Silumba pada tahun depan secara lebih masif dengan persiapan yang lebih optimal.

Ia juga berharap festival itu dimasukkan menjadi bagian dari Karisma Event Nusantara (KEN) dan salah satu dari empat kategori skala Event By Indonesia Kementerian Pariwisata.

Festival Sandeq Silumba juga erat kaitannya dengan wisata bahari yang juga menjadi program utama Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana yakni Pariwisata Naik Kelas melalui pengembangan wisata gastronomi, wisata kebugaran (wellness), dan wisata bahari guna meningkatkan dampak ekonomi lokal dan daya saing pariwisata.

Hal ini juga sejalan dengan program prioritas Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka melalui Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC). Program ini mengedepankan pemberdayaan masyarakat lokal sebagai fondasi pengembangan pariwisata berkelanjutan, sehingga manfaat ekonomi langsung bisa dirasakan oleh masyarakat pesisir dan penggerak budaya.

Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka mengatakan akan merancang Festival Sandeq Silumba bersama Kementerian Pariwisata agar bisa ditingkatkan skala event-nya menjadi nasional bahkan harapannya mampu menembus panggung internasional.

Festival Sandeq Silumba 2025 yang dilaksanakan di sepanjang pesisir pantai Polewali Mandar, Majene dan Mamuju yang berjarak sekitar 231 kilometer sukses mencetak enam tim yang menjadi juara dan membawa pulang hadiah berupa piagam penghargaan serta uang tunai.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Olahraga
Timnas Italia Bangkit, Takl...
Megapolitan
Jakarta Diprediksi Cerah Be...
Olahraga
Indonesia Imbang Lawan Mala...

Penataan dan Penertiban Kabel Utilitas di Jakarta

53 menit yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Penataan dan Penertiban Kab...
Advertisement
FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

28 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.