Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Trump Ancam Tarif Tambahan ke Negara yang Musuhi Produk Teknologi AS

📅 Rabu, 27 Agu 2025, 01:10 WIB | Oleh:
Trump Ancam Tarif Tambahan ke Negara yang Musuhi Produk Teknologi AS Doc: Mandel NGAN/AFP
Ket. Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump.

WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump pada hari Senin (25/8) mengancam akan mengenakan tarif lebih lanjut dan pembatasan ekspor terhadap negara-negara yang menurutnya menargetkan perusahaan teknologi AS.

“Pajak Digital, Undang-Undang Layanan Digital, dan Regulasi Pasar Digital semuanya dirancang untuk merugikan, atau mendiskriminasi, teknologi Amerika,” tulis Trump di platform Truth Social miliknya.

Komentar Trump itu nampaknya ditujukan pada negara-negara Eropa dan negara-negara lain yang telah membuat undang-undang yang mengatur dunia daring.

Uni Eropa misalnya memiliki peraturan seperti Undang-Undang Pasar Digital (Digital Markets Act/DMA) dan Undang-Undang Layanan Digital (Digital Services Act/DSA) yang mencakup persaingan dan moderasi konten.

Demikian juga dengan Inggris yang mengenakan pajak pada perusahaan digital, meskipun Trump tidak menyebutkan negara atau wilayah tertentu.

Kendati demikian, Presiden AS dari Partai Republik itu mengatakan bahwa kecuali apa yang dianggap Washington sebagai "tindakan diskriminatif" dihapuskan, ia akan "memberikan tarif tambahan yang substansial" pada produk-produk negara lain dan menerapkan pembatasan ekspor pada teknologi dan chip AS.

“Amerika, dan Perusahaan Teknologi Amerika, bukan lagi 'celengan' atau 'keset' dunia,” tulis Trump.

Gunakan Tarif

Pada bulan Juni, Trump membatalkan pembicaraan perdagangan dengan Kanada sebagai balasan terhadap rencana pajak layanan digital Ottawa, yang akan berlaku pada perusahaan multinasional AS seperti Alphabet, Amazon, dan Meta yang menyediakan layanan bagi warga Kanada.

Tak lama kemudian, Kanada mengatakan akan mencabut pajak yang berdampak pada perusahaan teknologi AS.

Sejak kembali menjabat sebagai Presiden AS pada bulan Januari, Trump telah mengenakan tarif pada sekutu dan pesaing, dengan tarif yang berbeda-beda untuk produk dari berbagai negara.

Namun, sektor-sektor yang telah ia pilih untuk tindakan terpisah, seperti baja, aluminium, dan otomotif tidak terkena dampak dari tingkat nasional ini. Sebaliknya, mereka dibebani dengan tugas-tugas sektoral tertentu.

Trump juga telah menggunakan tarif sebagai sarana untuk mencapai berbagai tujuan. Penggandaan tarif AS atas produk-produk India akan berlaku minggu ini atas pembelian minyak Russia yang merupakan sumber pendapatan utama Moskow dalam perang di Ukraina.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.