Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

PCO: Istana Ingatkan Demo Tak Rusak Fasilitas Umum

📅 Rabu, 27 Agu 2025, 10:15 WIB | Oleh:
PCO: Istana Ingatkan Demo Tak Rusak Fasilitas Umum Doc: RRI/Sugandi
Ket. Kepala Komunikasi Kepresidenan (PCO) Hasan Nasbi

JAKARTA - Pemerintahtidak melarang masyarakat untukmenyampaikan aspirasi atau pendapat karena dijamin oleh konstitusi. Penegasan itu disampaikan oleh Kepala Komunikasi Kepresidenan (PCO) Hasan Nasbi menanggapi aksi unjuk rasa di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Senin (25/8).

"Kebebasan berpendapat tidak pernah dilarang, orang ingin menunjukkan aspirasinya dijamin oleh oleh Undang-undang. Pemerintah melihat demonstrasi itu sebagai usaha menyampaikan aspirasi," kata Hasan dalam konferensi pers di Gedung Kwartir Nasional (Kwarnas), Gambir, Kecamatan Gambir, Jakarta, Selasa (26/8).

Hasan menegaskan penyampaikan aspirasi harus sesuai aturan, tidak merugikan orang lain dan merusak fasilitas umum. Ia meyakini aspirasi rakyat telah didengar oleh parlemen.

"Aspirasinya saya yakin sudah sampai ke pihak yang ingin didengar, saya yakin sudah sampai. Jangan sampai merusak, jangan mengganggu ketertiban, jangan merugikan kepentingan orang lain," tegas dia.

Aksi unjuk rasa di depan gedung DPR berlangsung ricuh, dan terjadi bentrok antara pengunjuk rasa dan kepolisian. Polisi mengambil tindakan terukur dan tegas dengan menyemprotkan gas air mata ke pengunjuk rasa.

Berbagai isu disampaikan pengunjuk rasa diantaranya adalah kecaman terhadap tunjangan anggota DPR yang nominalnya fantastis. Hasan menegaskan akan aksi unjuk rasa dengan kekerasan, tidak dibenarkan oleh hukum.

"Merusak [fasilitas umum] tidak dijamin oleh undang-undang, itu berbeda dengan penyampaian pendapat. Kalau misalnya, menghancurkan sesuatu itu bukan itu yang dimaksud dalam kebebasan berpendapat dan menyampaikan aspirasi," ucap dia. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

51 menit yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

54 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1 jam lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.