Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jemput Bola untuk Rekam Data Disabilitas dan ODGJ di Ponorogo

📅 Rabu, 27 Agu 2025, 22:45 WIB | Oleh:
Jemput Bola untuk Rekam Data Disabilitas dan ODGJ di Ponorogo Doc: Antara
Ket. Petugas Dispendukcapil Ponorogo, Jatim melakukan perekaman administrasi kependudukan secara jemput bola bagi warga disabilitas dan ODGJ.

Ponorogo - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur melakukan perekaman administrasi kependudukan bagi penyandang disabilitas dan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) melalui layanan jemput bola.

Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk Dispendukcapil Ponorogo Ruli Rahmawati di Ponorogo, Rabu, mengatakan 2.141 penyandang disabilitas fisik dan mental yang menjadi sasaran layanan.

Perekaman dilakukan dengan mendatangi langsung rumah warga yang kesulitan mengakses pelayanan administrasi.

"Hari ini kita di Kecamatan Ngebel, kemudian akan berlanjut ke kecamatan lain. Kita jemput bola agar mereka bisa mendapatkan dokumen kependudukan," kata dia.

Dia menjelaskan perekaman data ini juga mempermudah penyaluran bantuan sosial, terutama bagi penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) yang selama ini terkendala administrasi kependudukan.

Selain itu, menjadi bagian dari pemutakhiran Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSen) yang ditargetkan rampung tahun ini.

"Banyak dari mereka belum mendapatkan bansos karena terganjal administrasi kependudukan. Dengan perekaman ini, semua bisa lebih terdata dan terlayani," ujarnya.

Ruli menambahkan layanan jemput bola tidak hanya menyasar disabilitas dan ODGJ, tetapi juga lansia serta pelajar di pelosok yang sulit menjangkau kantor pelayanan.

"Manfaat e-KTP bagi disabilitas maupun ODGJ adalah agar mereka bisa mengakses pelayanan publik, terutama layanan kesehatan yang sangat dibutuhkan," katanya.

Yasemun (55), warga Desa Pupus, Kecamatan Ngebel, mengaku terbantu dengan adanya layanan jemput bola.

Sejak mengalami kelumpuhan 25 tahun lalu, ia belum pernah mengurus kembali KTP yang hilang.

“Dulu waktu masih sehat saya punya KTP, tapi hilang. Setelah jatuh dari pohon saya lumpuh, jadi belum pernah mengurus lagi. Program ini sangat membantu,” katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Kemenkes Perluas Cek Kesehatan Gratis

21 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
Kemenkes Perluas Cek Keseha...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.