Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

DPRD: Pelayanan Mudah Lebih Penting Dibanding Ganti Nama RSUD

📅 Rabu, 27 Agu 2025, 17:33 WIB | Oleh:
DPRD: Pelayanan Mudah Lebih Penting Dibanding Ganti Nama RSUD Doc: ANTARA/Khaerul Izan.
Ket. Ketua DPRD DKI Jakarta Khoirudin memberi keterangan di Jakarta, Rabu (27/8).

Jakarta -- Ketua DPRD DKI Jakarta Khoirudin menilai pelayanan kesehatan mudah lebih penting dibanding pergantian nama Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) menjadi RS Royal Batavia.

"Kalau nama, bukan esensi. Masalah yang penting adalah layanannya," kata Khoirudin di Jakarta, Rabu, menanggapi wacana pergantian nama 10 RSUD di Jakarta menjadi RS Royal Batavia.

Menurut dia, perubahan nama bukanlah hal yang esensial (mendasar), karena yang dibutuhkan warga adalah layanan kesehatan gampang dan terjangkau.

Meskipun demikian, Khoirudin tidak mempermasalahkan pergantian nama RSUD, asalkan dibarengi dengan pergantian pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat.

Untuk itu, ia berharap agar semua warga Jakarta yang ber-KTP Jakarta dapat terlayani dan wajib dilayani. Karena kewajiban negara memberikan layanan kesehatan setelah masyarakat membayar pajak.

"Saya berharap tidak dipersulit. Cukup dengan KTP masyarakat terlayani. Itu intinya. Jika itu tidak bisa dilakukan, buat apa ganti nama? Ganti nama mestinya dengan pelayanan yang beda, yang lebih mudah dan lebih bagus," ujarnya.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bakal mengganti nama (rebranding) pada 10 Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) menjadi RS Royal Batavia.

"Sebab penggunaan nama RSUD menjadikan rumah sakit tersebut menjadi tidak berkembang dan cenderung dipandang sebelah mata," kata Pramono di Jakarta, Selasa (26/8).

Menurut Pramono, sebenarnya di Jakarta ada 10 rumah sakit yang sudah bisa disejajarkan dengan rumah sakit internasional, namun karena menggunakan nama rumah sakit daerah sehingga menjadi kurang lincah dan kurang berkembang menjadi lebih baik.

Meski tak merinci 10 rumah sakit yang dimaksud, Pramono mengatakan Pemprov DKI Jakarta secara bertahap akan melakukan penggantian nama RSUD menjadi Rumah Sakit Royal Batavia.

Pramono mencontohkan, salah satu rumah sakit terbaik di Jakarta yang bisa sejajar dengan rumah sakit bertaraf internasional adalah RSUD Tarakan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.