Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Astra Internasional Realisasikan Belanja Modal Rp8,8 Triliun pada Semester I-2025

📅 Rabu, 27 Agu 2025, 14:48 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Astra Internasional Realisasikan Belanja Modal Rp8,8 Triliun pada Semester I-2025 Doc: istimewa
Ket. Presiden Direktur Astra International, Djony Bunarto Tjondro pada Public Expose Astra International 2025, Rabu (27/8)

JAKARTA-PT. Astra International Tbk (ASII) telah merealisasikan belanja modal atau capital expenditure (capex) senilai 8,8 triliun rupiah pada semester I-2025, dari rencana belanja modal total senilai 25 triliun rupiah sepanjang tahun 2025.

Wakil Presiden Direktur ASII Rudy mengatakan realisasi belanja modal utamanya digunakan untuk pembelian alat berat dalam bisnis kontraktor pertambangan perseroan.

“Realisasi belanja modal Astra sampai semester I-2025 itu sebesar 8,8 triliun rupiah terutama dipakai untuk pembelian alat berat untuk bisnis kontraktor pertambangan,” ujar Rudy dalam Public Expose PT Astra International Tbk tahun 2025 di Jakarta, Rabu (27/8).

Dia melanjutkan, realisasi belanja modal juga digunakan untuk kegiatan replanting dan spot maintenance pada bisnis PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI), serta pembelian mesin produksi di PT Astra Otoparts Tbk (AUTO).

“Belanja itu juga untuk renovasi maupun pembelian lahan-lahan baru untuk cabang-cabang kita di bisnis otomotif,” ungkap Rudy

PT Astra International Tbk mengalokasikan belanja modal senilai 25 triliun rupiah sepanjang 2025, dengan alokasi untuk sektor-sektor bisnis utama perseroan, di antaranya otomotif, jasa keuangan, alat berat pertambangan, agribisnis, infrastruktur serta properti.

“Melihat situasi dan kondisi yang ada, rasanya kami akan sesuaikan dengan yang seharusnya kami spend, dengan kondisi bisnis yang boleh dibilang cukup challenging pada saat ini,” ujar Rudy.

Dalam kesempatan ini, Rudy juga mengungkapkan realisasi investasi Astra International mencapai 3,3 triliun rupiah pada semester I-2025, utamanya dialokasikan untuk aset bidang logistik modern dan sektor kesehatan.

“Masih ada beberapa proyek dalam pipeline kami saat ini, yang akan kami realisasikan di semester II-2025. Nanti kami akan sampaikan, kami sudah mencapai tahap yang cukup matang untuk disampaikan,” ujar Rudy.

Laba Bersih 

PT. Astra International Tbk (ASII) mencetak laba bersih 15,51 triliun rupiah sepanjang semester I 2025. Angka tersebut turun 2 persen dari periode sama tahun 2024 (year on year/yoy) yang sebesar 15,85 triliun rupiah.

Presiden Direktur Astra International, Djony Bunarto Tjondro pada Public Expose Astra International 2025, Rabu (27/8) menerangkan hal ini disebabkan tekanan pada beberapa lini bisnis, terutama dari sektor pertambangan dan otomotif.

"Kita melihat ada tekanan terhadap beberapa sektor, sehingga kinerja kita juga mengalami sedikit penurunan. Ini disebabkan oleh misalnya harga komoditas yang relatif hanya stabil, tidak terlalu baik. Kemudian pasar mobil nasional juga mengalami penurunan,"terang Djony Bunarto

Dari bahan paparan Pubex Astra di keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), perusahaan mengantongi pendapatan sebesar 162,85 triliun rupiah pada semester I 2025, naik 2 persen dari semester I 2024 yang sebesar 159,9 triliun rupiah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Eri Cahyadi Tegaskan Tak Ada Penambahan Diskotek Baru di Surabaya

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Eri Cahyadi Tegaskan Tak Ad...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.