Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dishub Kota Batu Petakan Potensi untuk Tingkatkan Retribusi Parkir

📅 Selasa, 26 Agu 2025, 21:43 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dishub Kota Batu Petakan Potensi untuk Tingkatkan Retribusi Parkir Doc: ANTARA
Ket. Arsip Foto : Parkir tepi jalan yang ada di kawasan Alun-Alum Kota Batu, Jawa Timur.

KOTA BATU – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batu segera melakukan pemetaan terkait potensi lokasi parkir dan menyiapkan kajian baru untuk meningkatkan capaian retribusi dari sektor parkir tepi jalan.

"Dalam waktu dekat saya bersurat ke pimpinan terkait kajian terbaru untuk memetakan potensi parkir yang ada," kata Kepala Dishub Kota Batu, Hendry Suseno, di Kota Batu, Jawa Timur, Selasa (26/8),

Hendry menjelaskan hal tersebut perlu dilakukan karena saat ini baru satu wilayah saja yang dikatakan benar-benar memiliki potensi, yakni di Kecamatan Batu dari total tiga kecamatan di wilayah tersebut.

Menurutnya, hal tersebut dikarenakan pada lokasi tersebut memiliki deretan pertokoan, kafe, hingga Alun-alun Kota Batu dan selama ini lokasi parkir resmi tepat di sisi jalan.

"Memang ada lokasi lain yang sebetulnya memiliki potensi tetapi sekarang tidak berpotensi, seperti di Payung. Maka dari itu, kami terus berusaha untuk meningkatkan potensi retribusi di titik-titik potensi," ucapnya.

Selain itu, dia menyebut juga akan melakukan penguatan pada sistem administrasi, salah satunya dengan menerapkan sistem parkir elektronik.

Apalagi, sampai saat ini capaian retribusi parkir tepi jalan secara keseluruhan masih terbilang minim, yakni baru senilai Rp1 miliar dari total target 2025 sebesar Rp7 miliar.

"Sekarang baru Rp1 miliar, nanti Desember kemungkinan bisa Rp1,5 miliar. Harapan saya bisa Rp2 miliar," ucapnya.

Menurutnya dengan pola yang dibentuk diharapkan retribusi parkir akan bisa masuk lebih maksimal dan target yang dipatok akan sesuai dengan kondisi di lapangan.

Selain itu, Hendry memastikan pengawasan terhadap pelaksanaan parkir tetap digalakkan, sebagai upaya mengantisipasi potensi kebocoran retribusi.
 
"Retribusi parkir ini bermanfaat untuk pendapatan asli daerah, kami selama ini terus melakukan semua tindakan agar tidak ada kebocoran," ujar dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Apakah Ada yang Tahu Apa Itu Jelekongism

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Apakah Ada yang Tahu Apa It...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.