Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wamenkes Ungkap Terobosan Baru Terapi Gen untuk Obati Diabetes

📅 Senin, 25 Agu 2025, 19:10 WIB | Oleh:
Wamenkes Ungkap Terobosan Baru Terapi Gen untuk Obati Diabetes Doc: antara foto
Ket. Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono Harbuwono pada kuliah ilmiah Sarwono Prawirohardjo Memorial Lecture (SML) 2025.

JAKARTA - Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono Harbuwono mengungkapkan terobosan baru terapi genetik (gen) untuk mengobati diabetes pada kuliah ilmiah Sarwono Prawirohardjo Memorial Lecture (SML) 2025.

Dalam paparannya di Kantor Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Jakarta, Senin (25/8), Wamenkes Dante menjelaskan peran penting pankreas dalam metabolisme tubuh.

"Pankreas memproduksi insulin dan insulin ini adalah zat yang diperlukan untuk membawa masuk gula ke dalam sel. Kalau gulanya tidak masuk ke dalam sel karena gangguan fungsi pankreas atau resistensi insulin, maka pasien lama-lama gulanya menumpuk di dalam darah dan kalau diambil gula darahnya meningkat," kata Wamenkes Dante.

Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) itu menyebutkan terapi insulin konvensional maupun transplantasi pankreas masih memiliki banyak keterbatasan.

"Salah satu cara untuk melakukan terobosan adalah dengan mentransplantasikan pankreas ke dalam pasien-pasien diabetes yang memerlukan insulin. Namun sulitnya transplantasi pankreas ini adalah karena setiap satu donor pankreas pasien diabetes yang akan ditransplantasikan pankreas itu, satu akseptor membutuhkan empat donor," jelas Wamenkes.

Sebagai alternatif, Wamenkes Dante telah melakukan riset yang berfokus pada pankreas buatan atau artificial pancreas yang dikembangkan dengan teknologi biomolekuler.

Ia memaparkan teknologi biomolekuler menjadi salah satu cara untuk memperoleh sel beta pankreas yang digunakan untuk menciptakan pankreas buatan.

Di samping itu Wamenkes Dante juga memaparkan pemulihan pankreas dengan metode pankreas buatan dapat dibantu dengan zinc finger protein-444 (Zfp444), yang akan menstimulasi sel untuk dapat membuat sel beta pankreas baru.

Oleh karena itu ia menyimpulkan riset dasar telah menemukan fakta bahwa penyakit diabetes ternyata bisa disembuhkan dengan teknologi biomolekuler.

"Riset klinis yang akan diujicobakan ke depan adalah menguji model hewan diabetes dan mengembangkan model delivery supaya tetap aman, dan riset klinis ini sudah dicobakan pada beberapa subjek manusia," ujar Wamenkes Dante.

Wamenkes Dante berharap temuan ini dapat dimanfaatkan oleh khalayak luas, khususnya dalam mengentaskan masalah diabetes di Indonesia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Serangan Houthi Meningkat, ...

Kesialan Persebaya atau Dewi Fortuna bagi PSM?

47 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Kesialan Persebaya atau Dew...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.