Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hanya Sebagian Trotoar Digunakan untuk Mengatasi Kemacetan

📅 Senin, 25 Agu 2025, 14:20 WIB | Oleh:
Hanya Sebagian Trotoar Digunakan untuk Mengatasi Kemacetan Doc: ant
Ket. Jl TB Simatupang macet parah

JAKARTA – Untuk mengatasi kemacetan parah di JL TB Simatupang, memang akan digunakan sebagian trotoar, namun tidak seluruhnya. Gubernur Jakarta Pramono Anung Wibowo menjelaskan tak semua trotoar akan difungsikan untuk mengatasi kemacetan di Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan. 

Pramono mengatakan, trotoar yang akan difungsikan adalah trotoar yang tidak digunakan untuk pejalan kaki. “Jadi yang dimaksud trotoar adalah trotoar yang sedang tidak dipakai karena ada proyek di sana. Dan itu trotoar memang juga tidak bisa dipakai untuk jalan sebagai pedestrian," kata Pramono di kawasan Jakarta Timur, Senin.

Pramono menjelaskan, penggunaan trotoar tersebut akan dilakukan hingga bulan November mendatang. Dengan demikian diharapkan, arus lalu lintas di TB Simatupang dapat kembali lancar. "Dan kami sudah mengkoordinasikan dengan Dinas Perhubungan untuk bisa digunakan trotoarnya. Jadi ini sifatnya sementara untuk mengatur rekayasa lalu lintas yang ada di TB Simatupang," kata Pramono.

Selain itu, terkait rencana ganjil genap di wilayah tersebut, Pramono mengatakan pihaknya masih membahas dan belum memutuskan kebijakan itu. Pramono mengatakan, kebijakan yang telah diputuskan adalah terkait memperkecil bedeng-bedeng proyek di TB Simatupang. Sehingga ruas jalan di wilayah itu bisa sedikit lebih luas.

Sebelumnya, Kepala Dinas Perhubungan Jakarta Syafrin Liputo mengatakan, pihaknya bersama dengan Dinas Bina Marga akan memanfaatkan trotoar yang ada di Jalan TB Simatupang. "Kami dengan Dinas Bina Marga itu akan mengambil sedikit trotoar khususnya yang di TB Simatupang, di area Cibis Park. sehingga lebar lajur lalu lintas, paling tidak kita bisa kembalikan dua lajur," kata Syafrin.

Syafrin menjelaskan, upaya ini dilakukan karena adanya proyek galian di kawasan tersebut. Salah satunya adalah galian pipanisasi air minum. Karena adanya bedeng-bedeng yang menutupi proyek tersebut, hal inilah yang mengakibatkan Jalan TB Simatupang sering mengalami macet.

“Mulai dari simpang Pasar Minggu sampai ke Ampera itu adalah pembangunan pipanisasi, peningkatan kapasitas pipanisasi air minum PAM Jaya. Kemudian mulai dari Ampera sampai ke SPBU Shell mendekati Fatmawati itu pekerjaan PAL Jaya,” kata Syafrin. Tak hanya itu, Syafrin menjelaskan mulai dari SPBU Shell sampai dengan ke Jalan RA Kartini, kini sedang ada pembangunan "complete street" (jalan lengkap) Dinas Bina Marga.

Karena itu, Syafrin mengatakan, adanya proyek ini mengakibatkan 4 hingga 5 lokasi mengalami penyempitan ruas jalan. “Artinya memang kawasan itu sekarang sedang padat-padatnya dan tentu kami berusaha bersama seluruh pihak dan Ditlantas Polda Metro Jaya. Kemudian Dinas Bina Marga, Satpol PP untuk melakukan pengaturan secara optimum," kata Syafrin

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.