BUMN Dukung Pemanfaatan AI untuk Peningkatan Inklusi Sosial
Senin, 25 Agu 2025, 03:30 WIBJakarta - Kementerian BUMN mendukung inovasi dengan menggunakan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) untuk meningkatkan inklusi sosial sehingga tercipta pemberdayaan masyarakat secara optimal.
âPenting sekali bagi kita untuk melihat bahwa teknologi itu akan menjadi dan sudah menjadi bagian dari hidup kita,â ucap Sekretaris Kementerian BUMN Rabin Indrajad Hattari dalam acara âAwarding Night - Grand Final Pitching Pikiran Terbaik Negeriâ di Jakarta, Minggu (24/8).
Rabin menaruh perhatian kepada tiga inovasi yang berbasis AI, yakni Peta Netra yang bergerak di sektor inklusi digital, serta TernakAja dan Kulkita yang bergerak di sektor ketahanan pangan.
Menurut dia, hadirnya pemuda-pemudi yang menggunakan AI dalam inovasinya menunjukkan AI tidak hanya digunakan oleh korporasi besar.
Selain itu, Rabin juga menilai inovasi-inovasi tersebut juga hadir untuk memberdayakan masyarakat.
âSeperti yang membantu tunanetra. Bayangkan, kalau ibu atau bapak tunanetra dibantu dengan AI, dengan 'smartphone' (telepon pintar) untuk tahu jalannya harus ke mana, itu akan sangat membantu,â ucapnya.
Melihat berbagai inovasi yang hadir dalam satu wadah, Rabin menilai Pikiran Terbaik Negeri menjadi sebuah ekosistem kolaborasi yang mempertemukan inventor sosial dengan mentor, investor, korporasi, hingga pemangku kebijakan.
Oleh karena itu, Rabin menegaskan bahwa Kementerian BUMN akan terus mendukung dan mendorong inovasi-inovasi sosial, sebagaimana yang diwadahi oleh Pikiran Terbaik Negeri.
BUMN, lanjut dia, memiliki dua fungsi, yang mana salah satunya adalah penciptaan nilai (value creation).
âPenciptaan nilai itu tak harus moneter saja, tetapi ada sosialnya. Itu dari bagian peran BUMN,â kata Rabin,
Pikiran Terbaik Negeri adalah Grant Competition hasil kolaborasi Yayasan BUMN dengan ElevAte yang mendorong inklusi digital sebagai fondasi inovasinya.
Program itu juga mengarahkan inovasi Al untuk menjawab isu-isu krusial seperti kesehatan mental, kesehatan ibu dan anak, ketahanan pangan dan pengelolaan limbah secara berkelanjutan.
Pada ajang Pikiran Terbaik Negeri 2025, sebanyak 20 wirausaha sosial mendapatkan pendanaan masing-masing sebesar Rp150 juta.
Redaktur: Andreas Tanjung
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Viral karena Manfaatnya, Ahli Gizi Ungkap Cara Tepat Konsumsi Makanan Fermentasi
-
Sepak Bola, Kebugaran, dan Gim Digital Coba Diramu untuk Kegiatan Promosi Wisata
-
Hasil Liga Italia: Juventus Kalahkan Lecce 2-0, Gol McKennie dan Luiz Jadi Penentu
-
Krisis Perairan Ancam Dunia, Indonesia Pimpin Ratusan Negara Berkumpul di Bali
-
Grok Akhirnya Rilis Episode Pertama Film 'The Odyssey' versi AI, Netizen Tak Puas!
-
Provinsi Kalteng Bersama Bulog Lakukan Sinergi Penguatan Pasokan ke Masyarakat lewat Pengadaan 150 Ton Beras Premium
-
Bhayangkara FC Belum Terkalahkan Usai Tahan Imbang 0-0 Kontra PSM Makassar
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.