Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Waowww…Papua Barat Terima Gelontoran Rp5,11 Triliun

📅 Minggu, 24 Agu 2025, 19:54 WIB | Oleh:
Waowww…Papua Barat Terima Gelontoran Rp5,11 Triliun Doc: ist
Ket. uang

JAKARTA -  Masyarakat Papua Barat mesti ikut mengawasi penggunaan dana transfer ke daerah dari pemerintah pusat karena nilainya fantastis, 5,11 triliun.

Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kementerian Keuangan menyebut penyaluran dana transfer ke daerah (TKD) untuk Provinsi Papua Barat per 4 Agustus terealisasi sebanyak 5,11 triliun. Kepala Kantor Wilayah DJPb Papua Barat Moch Abdul Kobir di Manokwari, Minggu, mengatakan kinerja penyaluran belanja TKD tahun 2025 mencapai 46,43 persen dari total pagu senilai 10,99 triliun.

"TKD itu disalurkan untuk delapan pemerintah daerah di Papua Barat," kata Kobir. Dia menyebut penyaluran dana TKD kepada Pemerintah Provinsi Papua Barat terealisasi 1,21 triliun, disusul Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Teluk Bintuni sebanyak 1,09 triliun, dan Pemkab Fakfak 625,75 miliar.

Kemudian, Pemkab Kaimana 570,34 miliar, Pemkab Manokwari 520,94 miliar, Pemkab Teluk Wondama 401,19 miliar, Pemkab Pegunungan Arfak 365,98 miliar, dan Pemkab Manokwari Selatan 306,39 miliar. "Dari sisi persentase, Kaimana menjadi daerah dengan penyerapan tertinggi yaitu 53,57 persen," ucap Kobir.

Ia menjelaskan dana TKD yang disalurkan bagi delapan pemerintah daerah di Papua Barat terdiri atas komponen dana alokasi umum (DAU) Rp2,24 triliun, dan dana bagi hasil (DBH) Rp1,75 triliun.

Berikutnya, dana alokasi fisik (DAK) fisik Rp10,29 miliar, DAK non fisik Rp283,35 miliar, dana desa Rp365,76 miliar, dana otonomi khusus (otsus) Rp428,64 miliar, dan dana insentif fiskal Rp14,69 miliar. "DAU menjadi jenis TKD dengan penyaluran terbesar di Provinsi Papua Barat per 4 Agustus 2025," ujarnya.

Menurut dia faktor kunci yang memengaruhi optimalisasi kinerja penyerapan dana TKD 2025, yaitu pergerakan masing-masing pemerintah daerah dalam melengkapi seluruh dokumen syarat salur. Kementerian Keuangan mengimbau pemerintah daerah tetap mengedepankan akuntabilitas, dan selalu menerapkan tata kelola pemerintahan yang baik sesuai kewenangan masing-masing institusi.

"Semakin cepat dokumen syarat salur yang dilengkapi, maka semakin cepat penyaluran kepada pemerintah daerah," katanya. Pihaknya memberikan pendampingan intensif sekaligus menyelenggarakan forum koordinasi rutin bagi pemerintah daerah dengan kinerja penyerapan TKD rendah secara berulang-ulang.

Forum koordinasi bertujuan mempercepat penanganan terhadap kendala pencairan TKD, dan sebagai wadah untuk saling berbagi praktik baik dalam pengelolaan fiskal di daerah. "Semester I tahun ini sudah digelar fokus grup diskusi percepatan penyampaian dokumen syarat salur DAK (dana alokasi khusus) fisik tahap I, dana desa tahap I, dan dana otsus tahap I," kata Kobir.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Timothy Ivan Triyono Mundur dari Bakom RI

34 menit yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Timothy Ivan Triyono Mundur...
Ekonomi
BNI Perkuat Komitmen Lestar...
Luar Negeri
AS Kirim Dua Jet Tempur F-1...
Advertisement
7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.