Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wamen PPPA Veronica Tan Dorong Kolaborasi Kembangkan Koperasi Hidroponik di Rusun Marunda

📅 Minggu, 24 Agu 2025, 17:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Wamen PPPA Veronica Tan Dorong Kolaborasi Kembangkan Koperasi Hidroponik di Rusun Marunda Doc: Antara Foto
Ket. Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Veronica Tan

Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Veronica Tan mendorong kolaborasi lintas sektor antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan dunia usaha untuk mengembangkan koperasi berbasis pertanian hidroponik di Rumah Susun Marunda.

"Di salah satu lokasi pilot project Ruang Bersama Indonesia (RBI) di Rumah Susun Marunda, kami melihat bahwa peluang ekonomi dari pertanian hidroponik itu ada. Sayangnya, masih belum optimal karena saat ini profitnya masih sangat rendah. Oleh karena itu, kami berinisiatif menjalin kolaborasi lintas sektor untuk meningkatkan peluang tersebut," kata Veronica Tan di Jakarta, Minggu.

Kementerian PPPA menjalin kolaborasi dengan Kementerian Koperasi, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dan dunia usaha bersama PT Pembangunan Jaya serta PT Djarum untuk mengembangkan green house di Rusun Marunda yang sudah dikelola selama sembilan tahun.

Berdasarkan hasil survei, saat ini keuntungan yang didapat dari panen penjualan hanya Rp5 juta dan diyakini dapat ditingkatkan melalui pengembangan model usaha.

Nantinya, hasil panen yang dikelola ibu-ibu penghuni rusun akan dioptimalkan, sehingga bisa disalurkan melalui koperasi dan memenuhi permintaan pasar yang lebih besar.

"Program pemberdayaan perempuan di sektor ekonomi pertanian ini merupakan upaya kami dalam mendukung Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden dengan melibatkan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih setempat. Kami saat ini masih berkoordinasi dalam tahap perencanaan dan akan melaksanakan kerja nyata supaya masyarakat, baik perempuan, anak, maupun keluarga mendapatkan manfaatnya," kata Veronica Tan.

Inisiatif program yang digagas Kementerian PPPA tersebut bertujuan memberdayakan ekonomi perempuan akar rumput secara berkelanjutan, sekaligus memperkuat ketahanan pangan bangsa.

Program ini merupakan bagian dari Ruang Bersama Indonesia (RBI) Kementerian PPPA dan selaras dengan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden, dengan fokus anak sehat, perempuan berdaya, ekonomi keluarga kuat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
Daerah
Kebakaran Gunung Kawi Melan...
Nasional
Menteri PKP Perkuat Koordin...
Luar Negeri
Bank Sentral UEA Batasi Akt...
Luar Negeri
Pengadilan AS Pulihkan Hak ...
Wisata
MICE Salah Satu Kunci Pendo...
Advertisement
Mentan Amran Berang, Sebut Masuknya Beras Ilegal Khianati Kerja Keras 115 Juta Petani Indonesia

Mentan Amran Berang, Sebut Masuknya Beras Ilegal Khianati Kerja Keras 115 Juta Petani Indonesia

24 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.