Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tibet Gelar Festival Jamuan Yoghurt

📅 Minggu, 24 Agu 2025, 23:28 WIB | Oleh:
Tibet Gelar Festival Jamuan Yoghurt Doc: CGTN

LHASA - Serangkaian acara untuk merayakan Festival Shoton atau Festival Yoghurt tradisional dimulai di Lhasa, ibu kota Daerah Otonom Xizang, Tiongkok barat daya, pada Sabtu (23/8).

Pada sekitar pukul 07.00 waktu setempat, hampir 100 biksu dari Biara Drepung di Lhasa bersama-sama menggotong sebuah gulungan lukisan Thangka berukuran raksasa yang menggambarkan Buddha, kemudian membentangkannya di sebuah platform di lereng bukit, menandai dimulainya festival yang akan berlangsung selama tiga hari tersebut.

"Shoton berarti jamuan yoghurt," ujar Sogqu, seorang warga setempat yang setiap tahun menghadiri acara tersebut bersama keluarganya.

"Tradisi ini telah diwariskan secara turun-temurun. Ini merupakan hari raya yang dinikmati oleh seluruh keluarga," imbuhnya.

Losang Chozin, seorang warga dari sebuah desa di Lhasa, menampilkan opera Tibet dalam festival tersebut untuk kedua kalinya.

"Saya merasa sangat bangga dapat tampil di festival yang begitu penting ini. Opera Tibet adalah harta karun bangsa kami, dan saya berharap dapat berbagi budaya ini dengan lebih banyak orang melalui penampilan saya," ungkap wanita itu.

Festival Shoton juga menarik wisatawan mancanegara. Anna, seorang wisatawan dari Italia yang hanya menyebutkan nama depannya, tiba di Biara Drepung bersama teman-temannya sejak pukul 05.00 waktu setempat.

"Saat lukisan Thangka berukuran raksasa itu dibentangkan, saya sangat terkesan. Pertunjukan opera lokal juga membuat saya benar-benar merasakan pesona dan kehangatan budaya rakyat Tibet," tuturnya.

Berawal dari pertengahan abad ke-11, Festival Shoton termasuk salah satu yang pertama kali dimasukkan ke dalam daftar warisan budaya takbenda nasional Tiongkok pada 2006. Dalam festival itu, para peserta menikmati yoghurt, berpiknik, dan menghadiri berbagai kegiatan tradisional, seperti opera Tibet dan pacuan kuda.

Selain program-program tradisionalnya, festival tahun ini juga menyuguhkan beragam kegiatan baru seperti promosi pariwisata budaya, pameran warisan budaya takbenda, dan berbagai pertandingan olahraga.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Pemulihan sawah pascabencana di Aceh

45 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

55 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.