Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

PT Perkebunan Nusantara I Tanam 2.000 Pohon di Kaki Gunung Salak, Bogor

📅 Minggu, 24 Agu 2025, 12:50 WIB | Oleh:
PT Perkebunan Nusantara I Tanam 2.000 Pohon di Kaki Gunung Salak, Bogor Doc: antara foto
Ket. Aksi tanam 2.000 pohon pada program sejuta pohon di kaki Gunung Salak, Bogor.

JAKARTA - PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I) menanam 2.000 pohon di area kaki Gunung Salak, Bogor, Jawa Barat (Jabar), sebagai lanjutan dari program Penanaman Sejuta Pohon dengan melibatkan 100 relawan.

“Untuk kali ini, kami menyasar bantaran sungai di Kaki Gunung Salak. Pilihan ini sesuai dengan kebutuhan dan permintaan masyarakat yang kami akomodasi," kata Sekretaris Perusahaan PTPN I Aris Handoyo dalam keterangannya, yang diterima di Jakarta, Minggu (24/8).

Para relawan terdiri atas karyawan PTPN I, dari Kementerian Lingkungan Hidup, Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat, Personel Taman Nasional Gunung Halimun-Salak, Forum Komunikasi Masyarakat Gunung Salak, unsur Pemerintah Desa, dan masyarakat sekitar.

Mengusung tema "Hijaukan Negeri, Wujudkan Kemerdekaan Berkelanjutan", Aris mengatakan pilihan ini diikhtiarkan untuk pemulihan ekosistem dan fungsi daerah aliran sungai (DAS) di Jawa Barat.

Meski hanya dilakukan sehari, dengan persiapan yang cukup sistematis, para relawan berhasil menanam lebih dari 2.000 pohon tanaman.

Bibit tanaman dari berbagai jenis dalam kategori pohon buah-buahan dan pohon konservasi dibeli dari dana tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) PTPN I.

Aris menyatakan PTPN I berkomitmen penuh mengimplementasikan TJSL sebagai pilar bisnis berkelanjutan.

Kegiatan ini, kata dia, merupakan langkah konkret PTPN I dalam mendukung program pemerintah untuk memulihkan ekosistem.

"Kami berpegang teguh pada prinsip bahwa kelestarian lingkungan adalah bagian tak terpisahkan dari keberhasilan perusahaan. Ini bukan sekadar kewajiban, melainkan investasi jangka panjang bagi keberlangsungan bisnis dan kesejahteraan masyarakat,” ucapnya.

Kepala Sub Divisi TJSL PTPN I M Alif Azizi menjelaskan Gerakan Penanaman Sejuta Pohon akan dilaksanakan secara bertahap di seluruh wilayah operasional PTPN I. Gerakan ditargetkan rampung pada 2027, dengan rincian penanaman sebanyak 280.000 pohon pada 2025, 340.000 pohon pada 2026, dan 380.000 pohon pada 2027.

"Melalui gerakan ini, PTPN I berharap dapat memberikan kontribusi nyata terhadap mitigasi perubahan iklim, konservasi air, serta peningkatan kualitas lingkungan bagi masyarakat dan generasi mendatang," ujar Alif Azizi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Apakah Ada yang Tahu Apa Itu Jelekongism

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Apakah Ada yang Tahu Apa It...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.