Alcaraz Bidik Petenis Nomor 1 Dunia Sinner di US Open 2025
Minggu, 24 Agu 2025, 13:14 WIBWASHINGTON - Carlos Alcaraz berharap dapat mengakhiri dominasi Jannik Sinner di ajang Grand Slam lapangan keras saat kedua rival tersebut bersiap untuk bertarung lagi di US Open.
Petenis nomor satu dunia Sinner tengah mengejar gelar US Open berturut-turut di New York untuk menandingi kemenangannya di Australia Terbuka pada tahun 2024 dan 2025.
Petenis Italia berusia 24 tahun itu belum pernah kalah dalam pertandingan lapangan keras Grand Slam sejak disingkirkan di putaran keempat US Open oleh Alexander Zverev dua tahun lalu.
Alcaraz, yang mengalahkan Sinner di final Cincinnati Open Senin lalu ketika petenis Italia yang sedang sakit itu mengundurkan diri di set pertama saat tertinggal 5-0, mengatakan pada hari Sabtu bahwa mengakhiri rekor Grand Slam Sinner akan "menjadi hal yang hebat untuk dilakukan."
"Saya rasa tiga Grand Slam terakhir di lapangan keras dia menangkan, kalau saya tidak salah," kata Alcaraz. "Sungguh luar biasa permainan tenis yang dia bawa di lapangan keras."
"Jadi, saya hanya mengaguminya dalam beberapa hal agar siap jika harus menghadapinya di suatu tempat. Pasti seru... . Semoga, bisa bertemu dengannya di final. Dia punya target besar, (di) punggungnya."
Persaingan antara Alcaraz dan Sinner telah memikat tenis putra dalam beberapa musim terakhir, dengan kedua pria tersebut telah saling berhadapan di dua final Grand Slam tahun ini.
Alcaraz memenangi lima set menegangkan untuk merebut gelar French Open pada bulan Juni sebelum Sinner bangkit dan mengalahkan Alcaraz di Wimbledon bulan berikutnya.
Alcaraz juga mengalahkan Sinner dalam perempat final lima set yang epik dalam perjalanannya menuju kemenangan di US Open 2022.
"Setiap kali kami berhadapan di lapangan, kami meningkatkan level ke level tertinggi," ujar Alcaraz tentang persaingannya yang sehati dengan Sinner.
"Rasa hormat yang kami miliki satu sama lain dan hubungan baik yang kami miliki di luar lapangan -- saya pikir itu hebat," kata pria Spanyol itu.
Alcaraz (22) mengalami kekalahan mengejutkan di putaran kedua US Open tahun lalu, tetapi yakin bahwa ia berada dalam posisi yang lebih baik untuk berkembang tahun ini tanpa harus menghadapi tuntutan tambahan dari turnamen Olimpiade sebagai persiapan.
"Jauh berbeda. Saya punya lebih banyak waktu untuk sekadar beristirahat total, sekadar mengisi ulang pikiran dan tenaga saya," kata Alcaraz, seraya menambahkan bahwa waktu istirahat tambahan itu membuatnya "lapar" untuk bermain di Cincinnati.
"Seperti yang Anda lihat, saya lebih siap dibandingkan tahun lalu," ujarnya. "Sekarang saya merasa jauh lebih baik."
Alcaraz memulai upayanya untuk meraih gelar US Open melawan Reilly Opelka di putaran pertama hari Senin.
- US Open
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: AFP, Lili Lestari
Berita Terkait:
-
Pemerintah Tetapkan Lima Kebijakan Ekonomi Biru, Langkah Strategis untuk Laut dan Perekonomian Nasional
-
Korsel Pantau Kunjungan Pejabat Tinggi Keamanan Russia ke Korut
-
Danlanud Sultan Hasanuddin: Jaga Nama Baik Satuan Selama Melaksanakan Cuti Lebaran
-
Mesin Industri Tak Berhenti, Manufaktur Terus Tumbuh di Tengah Ketidakpastian Global
-
Daftar Lengkap Jajaran Direksi dan Komisaris Bank Mandiri Terbaru Hasil RUPST
-
Sudah Lama Tak Alami Kenaikan, Legislator Sebut Kenaikan Tarif PAM Jaya Masih Logis
-
Raducanu Menang, Langkah Janice Tjen di US Open Terhenti
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.