Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Ajak Mahasiswa Baru Universitas Brawijaya Ikut Wujudkan Kota Global yang Berbudaya

📅 Sabtu, 23 Agu 2025, 17:00 WIB | Oleh:
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Ajak Mahasiswa Baru Universitas Brawijaya Ikut Wujudkan Kota Global yang Berbudaya Doc: Istimewa

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menjadi keynote speaker dalam kegiatan Orientasi Pendidikan Mahasiswa Baru Program Doktor dan Magister Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) Universitas Brawijaya (UB) Kampus Jakarta Tahun Akademik 2025/2026 di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan, Sabtu (23/8). Kehadiran Pramono memberi kesempatan bagi mahasiswa untuk mendapatkan wawasan langsung dari pemimpin daerah sekaligus memperkuat sinergi antara dunia akademik dan arah pembangunan Jakarta.

Dalam sambutannya, Pramono mengungkapkan kebahagiaannya bisa kembali bersama keluarga besar Universitas Brawijaya. Ia menilai momentum orientasi ini penting bagi mahasiswa pascasarjana untuk memulai perjalanan akademik dengan semangat dan tekad yang kuat.

"Saya merasa bahagia dapat hadir memberikan kuliah umum bagi mahasiswa baru S2 dan S3 Universitas Brawijaya. Sejak kecil, saya sudah mengenal UB karena saya lahir di Kediri, tidak jauh dari Malang. Bahkan, saya pernah menguji mahasiswa S3 Brawijaya," ujar Gubernur Pramono.

Pramono menekankan dua pesan penting untuk mahasiswa baru. Pertama, mahasiswa diminta tekun dalam menempuh pendidikan pascasarjana. Kedua, mahasiswa diingatkan bahwa mereka turut berperan dalam perjalanan Jakarta menuju kota global, kota bisnis, sekaligus kota budaya.

"Jakarta kini berada dalam proses transformasi menjadi kota global yang berbudaya, sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045. Mahasiswa Brawijaya di Jakarta harus ikut ambil bagian dalam perjalanan besar ini," tegasnya.

Orang nomor satu di DKI Jakarta ini juga menyoroti komitmen pemerintah provinsi dalam memperluas akses pendidikan tinggi. Menurutnya, program Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) telah memberikan manfaat signifikan dengan jumlah penerima mencapai 16.979 mahasiswa.

"Ke depan, alokasi ini akan terus kami tambah, tidak hanya untuk jenjang S1, tetapi juga S2 dan S3. Dengan begitu, mahasiswa Jakarta dapat memiliki kesempatan lebih luas untuk menempuh pendidikan, termasuk di Universitas Brawijaya," jelasnya.

Gubernur Pramono juga menilai keberadaan Universitas Brawijaya di Jakarta memiliki arti strategis. Kehadiran UB di ibu kota menjadi jawaban atas kebutuhan masyarakat terhadap akses pendidikan berkualitas yang semakin tinggi.

"Saya sangat senang jika semakin banyak mahasiswa Jakarta bisa kuliah di Universitas Brawijaya Kampus Jakarta. Saya membuka ruang kolaborasi dan sinergi bersama UB untuk mendukung hal itu," katanya.

Selain membicarakan arah pembangunan dan pendidikan, Pramono menyinggung tingginya minat masyarakat dari berbagai daerah yang ingin bekerja di Jakarta. Menurutnya, peluang itu tetap terbuka, namun harus disertai dengan peningkatan kualitas keterampilan dan kompetensi.

"Jakarta adalah kota yang selalu terbuka bagi siapa pun yang mau berusaha dan memiliki kemampuan. Saya sendiri berasal dari daerah dan merantau ke Jakarta. Karena itu, saya ingin masyarakat Jakarta, termasuk para mahasiswa, benar-benar menyiapkan diri dengan keterampilan terbaik," tutup Gubernur Pramono.

Dengan pesan tersebut, Pramono menegaskan bahwa mahasiswa baru Universitas Brawijaya di Jakarta tidak hanya berperan dalam dunia akademik, tetapi juga memiliki tanggung jawab besar dalam ikut mengawal transformasi ibu kota. Ia berharap generasi muda dapat menjadi motor penggerak perubahan demi tercapainya visi Jakarta sebagai kota global yang berbudaya dan sejalan dengan cita-cita Indonesia Emas 2045.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Megapolitan
Warga Bekasi Akan Dihibur B...
Luar Negeri
Serangan Houthi Meningkat, ...

Kesialan Persebaya atau Dewi Fortuna bagi PSM?

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Kesialan Persebaya atau Dew...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.