Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mentrans Luncurkan Beasiswa Patriot 2026, Uang Saku di Atas LPDP

📅 Jumat, 22 Agu 2025, 23:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Mentrans Luncurkan Beasiswa Patriot 2026, Uang Saku di Atas LPDP Doc: Antara
Ket. Menteri Transmigrasi Iftitah Sulaiman Suryanagara memberikan keterangan di dalam Pelepasan Tim Ekspedisi Patriot Unpad di Jatinangor, Sumedang, Jumat (22/8).

Bandung - Menteri Transmigrasi Iftitah Sulaiman mengatakan akan menghadirkan beasiswa patriot mulai tahun 2026 dengan nilai uang saku disebutnya akan melebihi dari yang diterima dari program beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan.

"InsyaAllah tahun depan, kami dari Kementerian Transmigrasi bekerja sama dengan perguruan tinggi, kami akan membuka Beasiswa Patriot. Saya mintakan hitung uang sakunya di atas LPDP. Walaupun mungkin lebih Rp100 ribu, yang penting jangan sama dengan LPDP," kata Iftitah dengan sedikit bergurau dalam pelepasan Tim Ekspedisi Patriot Unpad di Kampus Unpad Jatinangor, Sumedang, Jumat (22/8).

Beasiswa Patriot lewat kolaborasi dengan perguruan tinggi terbaik di Indonesia dan yang ada di daerah ini, kata dia, akan diberikan kepada mahasiswa terpilih, yang akan melanjutkan perkuliahannya untuk sementara di kawasan transmigrasi.

"Untuk utamanya S2, tetapi nanti kami akan kembangkan juga untuk S3," katanya.

Para mahasiswa yang menerima Beasiswa Patriot, kata dia, akan kuliah di kawasan transmigrasi selama sekitar tiga semester.

"Saya ingin para mahasiswa tidak hanya pintar secara teori, tetapi bisa mengaplikasikan ilmunya di lapangan. Saya ingin kawasan transmigrasi jadi laboratorium hidup," tuturnya.

Meski kuliah di kawasan transmigrasi, mereka tetap terdaftar di perguruan tinggi masing-masing.

"Terdapat di kampus masing-masing. Kuliahnya di kawasan transmigrasi, tapi kita bikin semacam modular box di sana. Yang jelas nanti internet kita hadirkan yang terbaik," ujar Iftitah.

Beasiswa Patriot ini, akan beriringan dengan program Transmigrasi Patriot yang saat ini tengah dalam tahap awal dengan pengiriman Tim Ekspedisi Patriot (TEP) yang berisikan para dosen, mahasiswa dan alumni perguruan tinggi, sebagai tim pendahulu yang salah satunya tim dari Unpad, guna menelusuri potensi di 154 kawasan transmigrasi seperti pertanian, kelautan, perikanan, pariwisata, atau lainnya.

"Tim Ekspedisi Patriot ini adalah tim advance, tim pendahulu, untuk mendata dan memetakan di situ potensinya ada apa. Kalau sudah jelas potensinya maka Kementerian Transmigrasi sebagai main group menindaklanjuti," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Yunani Diguncang Demo Besar...
Luar Negeri
Sultan Oman dan PM Inggris ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.