Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gubernur Papua Tengah Tutup Galian C yang Langgar RTRW di Timika

📅 Jumat, 22 Agu 2025, 11:22 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gubernur Papua Tengah Tutup Galian C yang Langgar RTRW di Timika Doc: Antara Foto
Ket. Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa (batik biru) bersama Bupati Mimika Johannes Rettob (batik merah) saat menemui pengelola galian C di Jembatan Selamat Datang SP2 Timika

Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa memerintahkan penutupan seluruh aktivitas galian C di tengah Kota Timika, ibu kota Kabupaten Mimika karena sangat merusak lingkungan dan bertentangan dengan Perda Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW).

"Kami sudah meninjau salah sau lokasi galian C di Timika. Kami sudah bertemu langsung dengan pengelolanya. Mereka cukup kooperatif mengikuti aturan yang dikeluarkan oleh pemerintah daerah. Lokasi itu sebetulnya diperuntukkan bagi pengembangan pariwisata. Kami menunggu tindak lanjut dari pengelola bersama Pemda Mimika," kata Nawipa, Jumat.

Mantan Bupati Paniai itu menyebut izin pertambangan galian C (pasir dan batu) yang marak di sekitar Kota Timika terutama di kawasan Kampung Hangatji dekat Jembatan Selamat Datang SP2 dan belakang GOR Futsal SP2 tidak pernah diterbitkan oleh Pemprov Papua Tengah.

Pemprov Papau Tengah sebagai Daerah Otonomi Baru (DOB) yang baru terbentuk pada 2023, katanya, hingga kini belum pernah menerbitkan izin pertambangan galian C kepada pihak manapun baik di Mimika, Nabire dan kabupaten lainnya.

"Izin galian C yang mereka kantongi sekarang itu dari provinsi lama, Provinsi Papua," jelas Nawipa.

Bupati Mimika Johannes Rettob meminta pengelola galian C di dekat Jembatan Selamat Datang SP2, Musa Dendegau agar menghentikan seluruh aktivitas penambangan pasir dan batu di lokasi itu karena sudah merusak lingkungan yaitu terjadi longsor di sekitar bantaran kali dan memicu banjir bandang.

Pemkab Mimika, kata Bupati Rettob, mendukung penuh keinginan Musa Dendegau untuk mengubah dan menata lahan galian C di lokasi itu menjadi lokasi wisata pemancingan ikan, kolah renang dan area rekreasi warga Timika.

"Pemerintah daerah pasti mendukung penuh kalau lokasi ini ditata bagus untuk area rekreasi dan wisata, kami pasti berikan izin karena itu sesuai dengan Perda RTRW Kabupaten Mimika," kata John Rettob.

Musa Dendegau selaku pengelola galian C di kawasan itu menyatakan siap mengikuti arahan Pemda Mimika.

"Kalau pemerintah sudah arahkan seperti tu, kami akan ikut dan tidak akan melawan," ujarnya.

Dia berharap Pemkab Mimika melalui instansi teknis mendukung penuh upaya penataan lokasi galian C SP2 untuk dijadikan tempat wisata.

"Kalau pemerintah daerah dukung penuh, hari ini juga semua aktivitas galian C di dalam Kota Timika akan saya tutup. Tapi kalau permintaan kami tidak ditanggapi maka saya akan gali terus karena kami lakukan ini untuk mencari makan," kata Musa yang pernah menekuni profesi sebagai jurnalis itu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

PBB akan Alokasikan Dana untuk 12 Krisis Kemanusiaan

21 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog denga...
Luar Negeri
PBB Serukan Negara-negara T...

Wabah Ebola Tewaskan Lebih dari 4.000 Warga di Kongo

44 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Wabah Ebola Tewaskan Lebih ...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.