Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sayung Terendam Lagi! Pemkab Demak Minta Tambahan Pompa Segera

📅 Kamis, 21 Agu 2025, 18:05 WIB | Oleh:
Sayung Terendam Lagi! Pemkab Demak Minta Tambahan Pompa Segera Doc: ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif
Ket. Bupati Demak Eisti'anah bersama Komandan Kodim 0716/Demak Letkol Arm Dony Romansah dan Kapolres Demak AKBP Ari Cahya Nugraha mengecek jalan usaha tani yang dibangun lewat program TMMD Sengkuyung Tahap III di Desa Geneng, Kecamatan Mijen, Kabupaten Demak.

DEMAK - Rob kembali melanda kawasan Sayung, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, dan mengganggu jalur Pantura. Pemerintah Kabupaten Demak mendesak penambahan mesin pompa penyedot air karena kapasitas yang ada dinilai belum memadai, apalagi kolam retensi Sriwulan belum sepenuhnya rampung.

"Hingga kini penanganan rob masih mengandalkan mesin pompa yang tersedia. Namun, jumlahnya dianggap belum mencukupi, terlebih kolam retensi di Sriwulan yang seharusnya difungsikan menampung limpasan air belum sepenuhnya rampung," kata Bupati Demak Eisti'anah di sela-sela mengecek jalan usaha tani dibangun lewat program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III di Desa Geneng, Kecamatan Mijen di Demak, Kamis.

Hadir dalam acara tersebut, antara lain Komandan Kodim 0716/Demak Letkol Arm Dony Romansah dan Kapolres Demak AKBP Ari Cahya Nugraha.

Dia menjelaskan jika jumlah mesin pompa penyedot air tidak ditambah, dikhawatirkan rob di jalur pantura, khususnya Sayung, tidak bisa cepat surut.

Apalagi, ujarnya, Demak juga mendapat kiriman air hujan dari wilayah dengan topografi lebih tinggi.

Oleh karena intensitas hujan saat ini mulai meningkat, kata dia, upaya antisipasi tetap harus dilakukan sejak dini.

Ia menyebut pada musim kemarau saja, situasi rob yang melanda membutuhkan waktu cukup lama untuk ditangani.

Sebelumnya, pihaknya sudah mengecek terkait dengan mesin pompa penyedot air ke Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang (DPUPR) Demak dan diinformasikan masih dalam proses.

Eisti'anah mengatakan surutnya rob di beberapa titik Sayung beberapa waktu lalu juga berkat optimalisasi penggunaan mesin pompa.

Namun, jika curah hujan tinggi melanda sebelum kolam retensi selesai 100 persen, kapasitas pompa yang ada dinilai tidak memadai.

"Dalam rapat koordinasi di Provinsi Jateng bersama gubernur, Komisi V DPR RI, serta perwakilan Kota Semarang, kami sampaikan bahwa penggunaan pompa sangat vital. Karena itu, kami terus mendorong penambahan pompa sebagai bagian dari usulan yang sudah kami ajukan sebelumnya," katanya.

Pemkab Demak berharap, pemerintah pusat maupun provinsi segera menindaklanjuti usulan tersebut agar persoalan rob yang kerap mengganggu aktivitas warga di jalur pantura bisa tertangani lebih cepat dan efektif.

Rob kembali muncul, terutama di Jalan Demak-Semarang di Kecamatan Sayung, setelah sebelumnya bisa tertangani karena dikerahkan mesin pompa penyedot air di sejumlah titik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Prosesi adat kansoda'a di Wakatobi

57 menit yang lalu | Wahyu AP

Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.