Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ilmuwan Tiongkok Kembangkan Kunci Pengobatan Adenomiosis

27 Kamis, 21 Agu 2025, 22:01 WIB | Oleh:
Ilmuwan Tiongkok Kembangkan Kunci Pengobatan Adenomiosis Ilmuwan Tiongkok Kembangkan Kunci Pengobatan Adenomiosis Doc: Getty Images
Ket. Ilustrasi peneliti Tiongkok.

BEIJING - Sejumlah ilmuwan Tiongkok telah berhasil mengidentifikasi target kunci dalam pengobatan adenomiosis, suatu kondisi yang dialami puluhan juta wanita dalam rentang usia reproduktif di seluruh dunia, memberikan harapan akan opsi terapeutik yang lebih aman dan efektif.

Adenomiosis adalah kondisi ginekologi umum yang ditandai oleh pertumbuhan jaringan endometrium di dalam lapisan otot rahim. Gejala klinis utamanya meliputi dismenorea atau nyeri haid, menoragia atau pendarahan menstruasi yang berlebihan, nyeri panggul kronis, dan infertilitas.

Saat ini, terapi hormon yang menyasar sinyal estrogen dan progesteron lazim digunakan untuk mengobati penyakit itu. Meskipun dapat meredakan gejala, terapi ini juga memiliki efek samping serius seperti penekanan kesuburan serta osteoporosis. Dikarenakan patogenesis adenomiosis belum jelas, tidak ada target terapeutik baru yang berhasil diidentifikasi oleh ilmuwan selama empat dekade terakhir, yang sangat membatasi pengembangan obat baru.

Ilmuwan Tiongkok telah mengidentifikasi reseptor prolaktin sebagai target kunci yang memicu adenomiosis. Untuk pertama kalinya, mereka menunjukkan bahwa aktivasi abnormal sinyal prolaktin berkaitan langsung dengan adenomiosis, dan memverifikasi potensi obat antibodi monoklonal yang menyasar reseptor prolaktin untuk pengobatan penyakit tersebut.

Studi itu dilakukan bersama oleh tim riset dari Universitas Peking (Peking University/PKU) yang dipimpin oleh Xiao Ruiping dan Hu Xinli, bersama tim Zhu Lan dari Peking Union Medical College Hospital. Temuan mereka dipublikasikan dalam jurnal akademik internasional Signal Transduction and Targeted Therapy.

Prolaktin adalah hormon yang mendorong perkembangan kelenjar susu dan laktasi. Reseptor prolaktin adalah protein yang terletak pada membran sel. Sinyal prolaktin diteruskan ke dalam sel melalui reseptor ini, memicu serangkaian respons seluler.

Hu mengatakan para peneliti menemukan bahwa, melalui analisis 13 sampel klinis, sinyal prolaktin aktif secara abnormal pada endometrium dan lesi ektopik pasien. Sinyal ini berperan penting dalam proliferasi sel endometrium ektopik dan fibrosis jaringan rahim sehingga mempercepat perkembangan penyakit.

Para peneliti telah menyelesaikan uji klinis fase II untuk obat antibodi HMI-115 guna mengobati endometriosis. Hasil klinis dari 100 lebih pasien menunjukkan keamanan dan efektivitas obat tersebut.

Secara khusus, studi itu mengonfirmasi efektivitas dari tindakan menyasar prolaktin dan reseptornya sebagai pendekatan terapeutik untuk adenomiosis, memperdalam pemahaman tentang patogenesisnya, kata Dekan College of Future Technology di PKU Xiao.

"Obat hormonal konvensional menghambat kehamilan dan tidak ramah terhadap kesuburan. Kemajuan pengembangan obat yang menyasar reseptor prolaktin tidak hanya akan meringankan rasa sakit pasien, tetapi juga menjanjikan solusi yang sepenuhnya menyelesaikan dilema antara pengobatan dan infertilitas," ujarnya. Ant/Xinhua

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...

Iran Jinakkan Inflasi untuk Redam Sanksi AS

58 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Iran Jinakkan Inflasi untuk...
Advertisement
Mentan Tegaskan Pasokan Beras Aman jelang Nataru

Mentan Tegaskan Pasokan Beras Aman jelang Nataru

26 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.