Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

IHSG Kamis Pagi Dibuka Melemah 0,50 Persen, Pasar “Wait and See” Pidato Ketua The Fed

📅 Kamis, 21 Agu 2025, 11:22 WIB | Oleh:
IHSG Kamis Pagi Dibuka Melemah 0,50 Persen, Pasar “Wait and See” Pidato Ketua The Fed Doc: ANTARA
Ket. Pekerja berswafoto di depan layar digital yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di BEI, Jakarta, Jumat (15/8/ 2025).

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis (21/8) pagi  dibuka melemah 39,99 poin atau 0,50 persen ke posisi 7.903,83. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 0,91 poin atau 0,11 persen ke posisi 827,86.

IHSG bergerak melemah seiring pelaku pasar bersikap “wait and see” terhadap pidato Ketua The Fed Jerome Powell.

"Diperkirakan IHSG berpotensi melanjutkan penguatan menguji level 7.970 sampai 8.000,” ujar Analis Phintraco Sekuritas Ratna Lim dalam kajiannya di Jakarta, Kamis.

Dari mancanegara, pelaku pasar bersikap “wait and see” terhadap pidato Ketua Fed Jerome Powell dalam simposium Jackson Hole pada Jumat (22/08), yang akan menjadi rujukan arah kebijakan moneter The Fed pada pertemuan September 2025.

Sementara itu, risalah rapat The Fed Juli 2025 menunjukkan para pejabat The Fed khawatir tentang kondisi pasar tenaga kerja dan inflasi di Amerika Serikat (AS), meskipun sebagian besar sepakat masih terlalu dini untuk menurunkan suku bunga.

Pada saat itu, The Fed kembali mempertahankan suku bunga, namun dua gubernur The Fed menyatakan ketidaksetujuan, menandai pertama kalinya dua pejabat The Fed yang memiliki hak suara melakukannya sejak 1993.

Dari kawasan Asia, bank sentral Tiongkok (PBOC) mempertahankan Loan Prime Rate 1 tahun pada level 3 persen dan jangka waktu 5 tahun pada 3,5 persen, yang merupakan rekor terendah, yang mana selama tiga bulan berturut-turut PBOC mempertahankan suku bunga pada level tersebut, meskipun beberapa data ekonomi menunjukkan pelemahan.

Dari dalam negeri, Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) Bulan Agustus 2025 memutuskan penurunan BI-Rate sebesar 25 basis poin (bps) menjadi di level 5 persen, atau penurunan ke empat kalinya pada tahun ini, dan menjadi level yang terendah sejak Oktober 2022.

Pertumbuhan kredit pada Juli 2025 tercatat sebesar 7,03 persen year on year (yoy), melambat dari 7,77 persen (yoy) pada Juni 2025 atau level terendah sejak Maret 2022, yang mencerminkan melemahnya daya beli, turunnya kelas menengah dan meningkatnya kehati-hatian bank dalam mengucurkan kredit.

Pada perdagangan Rabu (20/08), bursa saham Eropa ditutup mayoritas melemah, di antaranya Euro Stoxx 50 melemah 0,22 persen, indeks FTSE 100 Inggris menguat 1,08 persen, indeks DAX Jerman turun 0,60 persen, serta indeks CAC Prancis melemah 0,08 persen.

Bursa saham AS di Wall Street juga ditutup mayoritas melemah pada perdagangan Rabu (20/08), diantaranya Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup naik 16,04 poin atau 0,04 persen menjadi 44.938,31, indeks S&P 500 turun 15,59 poin atau 0,24 persen menjadi 6.395,78, dan Nasdaq Composite Index melemah 142,09 poin atau 0,67 persen menjadi 21.172,86.

Bursa saham regional Asia pagi ini, antara lain indeks Nikkei melemah 233,52 poin atau 0,56 persen ke 42.647,00, indeks Shanghai menguat 15,15 poin atau 0,43 persen ke 3.782,87, indeks Hang Seng menguat 8,56 poin atau 0,03 persen ke 25.175,55, dan indeks Strait Times menguat 4,38 poin atau 0,11 persen ke 4.224,45.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.